Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 16 Jun 2023 13:37 WIB ·

Bupati Ikut Berkeringat, Mobil Layanan Desa Langkap Cair


					Bupati Ikut Berkeringat, Mobil Layanan Desa Langkap Cair Perbesar

Purbalingga, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Warga Desa Langkap kini tidak perlu lagi cemas memikirkan armada transportasi saat darurat medis atau urusan sosial. Fasilitas publik ini resmi terpenuhi setelah Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyerahkan langsung satu unit mobil layanan desa kepada Kepala Desa Langkap, Wahyu Wibowo. Penyerahan simbolis berupa kunci armada baru ini dilakukan di tengah riuhnya aksi “Gebrak Gotong Royong” di Lapangan Desa Langkap.

Langkah Pemerintah Kabupaten Purbalingga ini menjadi angin segar bagi efektivitas birokrasi tingkat bawah. Kehadiran mobil layanan Desa Langkap tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung baru dalam mempermudah akses kesehatan, pendidikan, dan mobilitas sosial warga yang selama ini kerap terkendala jarak.

Menariknya, penyerahan bantuan ini tidak dikemas dalam seremonial kaku di dalam gedung pemerintahan. Bupati Dyah Hayuning Pratiwi bersama Wakil Bupati H. Sudono justru memilih turun langsung ke lapangan, membaur bersama warga dengan pakaian kasual. Pemimpin daerah ini ikut berkeringat membersihkan lingkungan hidup dan mengeruk saluran irigasi desa yang sumbat.

Bupati menyampaikan rasa bangganya atas kesadaran swadaya masyarakat yang masih mengakar kuat di Langkap. Aksi nyata ini diharapkan mampu memicu stimulus bagi desa-desa lain di Purbalingga agar tidak melulu bergantung pada anggaran daerah dalam pemeliharaan fasilitas umum skala kecil.

Senada dengan hal itu, Wakil Bupati H. Sudono mengingatkan bahwa esensi kemajuan wilayah bukan sekadar modernisasi fisik, melainkan konsistensi warga dalam merawat kebersamaan. Kolaborasi antara keringat warga dalam membersihkan irigasi dan suntikan fasilitas armada dari pemerintah daerah dipandang sebagai modal utama utama untuk mewujudkan kemandirian jangka panjang. Momentum ini menjadi bukti otentik bahwa pembangunan desa yang akseleratif hanya bisa tercipta ketika pemerintah dan masyarakat bergerak dalam satu frekuensi yang sama.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

APBD Sumbar 2027 Kritis, Anggaran Nagari Terancam Dipangkas

28 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Dapur Umum Lumpuh, Rendang Minang Jadi Penyelamat NTT

25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Kisah Sukses Dr. Endrizal Hidupkan Ekonomi Pelosok Sumbar

24 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di KABAR PEMDA