Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 20 Feb 2025 10:21 WIB ·

Bojongmangu Ajukan 284 Usulan Demi Dongkrak Daya Saing Daerah


					Camat Bojongmangu, Shobirin, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bojongmangu tahun 2025 di halaman kantor Kecamatan Bojongmangu, Rabu (19/02/2025). Perbesar

Camat Bojongmangu, Shobirin, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Bojongmangu tahun 2025 di halaman kantor Kecamatan Bojongmangu, Rabu (19/02/2025).

Bojongmangu, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Kecamatan Bojongmangu tidak ingin sekadar menjadi wilayah pinggiran. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025, wilayah ini resmi menyodorkan 284 usulan pembangunan strategis hasil aspirasi enam desa. Langkah ini menjadi bukti ambisi Bojongmangu dalam memperkuat fondasi ekonomi melalui sektor pertanian dan pariwisata lokal.

Camat Bojongmangu, Shobirin, menyatakan bahwa ratusan usulan tersebut bukan sekadar daftar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing daerah. Fokus utama tahun ini mencakup penanggulangan kemiskinan, mutu pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur inklusif.

“Kami ingin memastikan setiap aspirasi warga memperkaya dokumen perencanaan yang akan diajukan ke tingkat Kabupaten Bekasi. Kolaborasi adalah kunci agar pembangunan ini memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan,” ujar Shobirin saat membuka acara di halaman kantor kecamatan, Rabu (19/2/2025).

Pertanian dan Wisata Jadi “Senjata” Lokal
Berbeda dengan Musrenbang rutin pada umumnya, Bojongmangu tahun ini memberikan porsi khusus pada penguatan ketahanan pangan dan pengembangan objek wisata lokal. Langkah ini diambil untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan agar tidak hanya bergantung pada sektor industri di wilayah sekitar.

Shobirin menambahkan, tema pembangunan kali ini menitikberatkan pada pelayanan publik yang prima dan ekonomi yang berdaya saing. Infrastruktur dasar yang inklusif—yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali—menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Media Konsultasi Publik yang Aktif
Musrenbang ini diposisikan sebagai media utama konsultasi publik. Pemerintah kecamatan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal 284 usulan tersebut hingga ke tingkat kabupaten. Hal ini dilakukan agar pembangunan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan tepat sasaran.

“Diharapkan kegiatan ini menghasilkan keputusan strategis yang membawa kemajuan nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal bersama agar Bojongmangu semakin maju dan inklusif,” tutup Shobirin.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sampah Jadi Berkah, Strategi Sumbar Menuju Indonesia Asri

6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sapi ‘Monster’ Limosin 1,05 Ton Kiriman Presiden Prabowo Tiba di Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:46 WIB

Trending di PEMDA