Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

IPTEK · 7 Jul 2023 14:07 WIB ·

Bengkel Konversi Motor Listrik Purbalingga Siap Dobrak Pasar


					Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, saat Luncurkan Motor Listrik Perbesar

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, saat Luncurkan Motor Listrik

Purbalingga, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Purbalingga sedang bertaruh besar untuk membebaskan warganya dari ketergantungan bahan bakar minyak (BBM). Langkah nyata ini dibuktikan lewat pengiriman lima unit sepeda motor hasil konversi perdana menuju Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan di Bekasi. Dalam waktu sebulan ke depan, kelima unit tersebut akan menjalani uji kelaikan jalan demi memuluskan ambisi besar daerah: mendirikan bengkel konversi motor listrik resmi pertama di Jawa Tengah.

Langkah melompati zaman ini bukan sekadar gaya-gayaan perkotaan. Bagi masyarakat luas, terutama di wilayah sub-urban dan pedesaan, kehadiran bengkel lokal yang mampu mengubah motor bensin tua menjadi motor listrik adalah solusi konkret untuk memotong biaya transportasi harian secara drastis.

“Harapannya, IKM dan SMK di Purbalingga dapat menjadi salah satu bengkel konversi bersertifikat di Jawa Tengah. Saat ini, secara nasional hanya ada sekitar 21 bengkel konversi yang telah tersertifikasi,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Purbalingga, Johan Arifin.

Sudut pandang pengembagan teknologi ini berpusat pada kemandirian lokal. Pemerintah Kabupaten Purbalingga secara konsisten mempersiapkan infrastruktur dan SDM melalui pelatihan intensif sejak awal tahun lalu. Kelima motor yang kini diuji merupakan bukti hidup bahwa montir lokal mampu mengadopsi teknologi hijau ini dengan baik.

Komitmen ini tidak berjalan sendiri. Kementerian ESDM telah menyatakan dukungannya di Jakarta untuk memperkuat kapasitas Industri Kecil Menengah (IKM) di Purbalingga agar standarisasi dan aspek keselamatan produk konversi ini terpenuhi secara legal.

Optimisme ini memiliki dasar yang kuat. Purbalingga tercatat sudah memiliki modal sosial dan teknis sejak sukses memproduksi motor listrik lokal bernama Bralink EV-1 pada tahun 2022 lalu. Jika uji kelayakan di Bekasi ini lolos, embrio industri hijau dari Purbalingga ini dipastikan siap mengubah peta mobilitas dan ekonomi masyarakat secara massal. Warga tidak perlu lagi membeli motor listrik baru yang mahal, cukup bawa motor lama mereka ke bengkel lokal untuk diubah menjadi bertenaga setrum.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Trending di IPTEK