Jombang, Jawa Timur [Desa Merdeka] –Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mendadak berubah menjadi pusat ekonomi kreatif yang hangat. Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal memadati deretan tenda dalam gelaran Bazar Ramadan hasil kolaborasi strategis antara Disdikbud Jombang dan Bank Jatim, Kamis (4/3/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ini bukan sekadar pasar musiman. Bagi para perajin camilan hingga produsen minuman herbal, ini adalah panggung pembuktian kualitas produk rumahan di tengah dinamika ekonomi Ramadan 1447 Hijriah. Kepala Disdikbud Jombang, Wor Wundari, menegaskan bahwa sinergi dengan sektor perbankan merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil di daerah agar lebih berdaya saing.
Kolaborasi Mitra, Bukan Sekadar Seremonial
Berbeda dengan kegiatan rutin lainnya, Bank Jatim Cabang Jombang menekankan bahwa agenda ini merupakan bentuk kolaborasi antar-mitra yang nyata, bukan sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Melalui arahan Pimpinan Cabang Hanif Julhamsyah, Bank Jatim berkomitmen mendekatkan layanan perbankan sekaligus memberikan pendampingan akses pasar bagi UMKM.
“Semua stan diisi oleh teman-teman UMKM dengan harga yang sangat kompetitif. Misalnya, paket sembako hanya dijual Rp85 ribu untuk membantu meringankan beban masyarakat selama Ramadan,” ujar Jaya, pelaksana kegiatan dari Bank Jatim Jombang.
Etalase Produk Unggulan di Halaman Kantor
Untuk pertama kalinya, lingkungan kantor Disdikbud Jombang bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif. Pengunjung dapat menemukan beragam produk ikonik lokal, mulai dari kerupuk rambak, emping melinjo, hingga keripik tempe yang dikemas modern. Tak hanya kuliner, produk pakaian dan minuman kesehatan turut meramaikan suasana yang rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Jombang, H. Warsubi.
Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan masyarakat untuk menghidupkan suasana sore hari (ngabuburit). Di balik keriuhan tersebut, terselip harapan besar para pelaku usaha: agar produk yang berawal dari dapur rumah tangga ini dapat terus berkembang dan menembus pasar ritel yang lebih luas melalui promosi yang berkelanjutan.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.