Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 28 Feb 2025 07:25 WIB ·

Balai Desa Bangsalsari Jadi Rumah Hangat Ratusan Yatim


					Balai Desa Bangsalsari Jadi Rumah Hangat Ratusan Yatim Perbesar

Jember, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Pemerintah Desa (Pemdes) Bangsalsari membuktikan bahwa kantor desa bukan sekadar tempat mengurus birokrasi, melainkan juga rumah bagi perlindungan sosial. Melalui program santunan rutin yang digelar pada Kamis (27/2/2025), Pemdes Bangsalsari memberikan dukungan nyata kepada 100 anak yatim di wilayah tersebut untuk memastikan mereka tidak merasa berjuang sendirian.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ini, dikemas dalam suasana penuh kehangatan. Sekretaris Desa Bangsalsari, Burhanudin S, S.Sos., mewakili kepala desa yang berhalangan hadir, memimpin langsung pembagian bantuan berupa paket kebutuhan pokok serta uang tunai kepada para penerima manfaat.

Lebih dari Sekadar Bantuan Materi
Jika biasanya program pemerintah dipandang sebagai angka dan statistik, Pemdes Bangsalsari mengambil sudut pandang yang berbeda. Santunan ini diposisikan sebagai instrumen ketahanan moral. Burhanudin menegaskan bahwa kehadiran perangkat desa di tengah anak-anak yatim bertujuan untuk memberikan dukungan emosional agar mereka tetap memiliki harapan besar meski telah kehilangan sosok orang tua.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yatim di Bangsalsari memiliki sandaran. Santunan ini adalah wujud kehadiran negara dalam bentuk kepedulian yang paling dasar,” ungkap Burhanudin di sela acara.

Strategi sosial ini tidak hanya menyasar pada bantuan sesaat. Pemdes Bangsalsari berencana meningkatkan frekuensi dan volume bantuan pada tahun-tahun mendatang. Langkah ini diambil untuk menciptakan sistem pengamanan sosial desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah pusat, tetapi tumbuh dari kebijakan lokal yang tepat sasaran.

Memicu Gerakan Filantropi Lokal
Efek domino yang diharapkan dari kegiatan ini adalah munculnya kesadaran kolektif dari masyarakat yang lebih mampu untuk turut serta menjadi donatur atau orang tua asuh. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat diharapkan menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial yang kuat di Bangsalsari.

Acara yang ditutup dengan sesi foto bersama dan doa tersebut menjadi dokumentasi penting tentang bagaimana kebijakan desa mampu menyentuh sisi kemanusiaan yang terdalam. Pemdes Bangsalsari berharap, melalui 100 bingkisan kebahagiaan ini, bibit-bibit generasi tangguh dari desa akan terus tumbuh meski di tengah keterbatasan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Layanan Kesehatan Gratis KAI Dekatkan Medis Warga Bumiayu

16 September 2026 - 12:21 WIB

Air Kembali Mengalir, LPPM UNEJ dan PATPI Ringankan Beban Perempuan Desa Tadho

8 September 2026 - 08:53 WIB

Perempuan Desa Tado

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Trending di SOSBUD