Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 18 Mei 2025 23:24 WIB ·

Angin Kencang Terjang Desa Jeruk Purut, Rumah Ambruk


					Kondisi rumah milik Rita Rohmawati di Dusun/Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang mengalami kerusakan berat setelah diterjang angin kencang pada Sabtu (17/5/2025) pagi. Perbesar

Kondisi rumah milik Rita Rohmawati di Dusun/Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang mengalami kerusakan berat setelah diterjang angin kencang pada Sabtu (17/5/2025) pagi.

Pasuruan [DESA MERDEKA] Sabtu pagi yang seharusnya menjadi awal akhir pekan yang tenang bagi warga Dusun/Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, berubah menjadi kepanikan. Sekitar pukul 08.15 WIB, angin kencang yang datang tiba-tiba menerjang permukiman, mengakibatkan sebuah rumah warga luluh lantak.

Rumah milik Rita Rohmawati menjadi korban keganasan angin yang disinyalir kuat menyertai hujan deras sejak Jumat malam (16/5). Atap rumah tak kuasa menahan terjangan angin hingga akhirnya ambruk, meninggalkan puing-puing berserakan.

Kabar baiknya, di tengah musibah ini, tidak ada laporan mengenai korban luka maupun jiwa. Namun, tiga orang penghuni rumah harus merasakan dampak langsung dari bencana ini dan kini sangat membutuhkan uluran tangan.

“Anginnya itu datang tiba-tiba dan cukup kencang, padahal hujan deras sudah reda sejak semalam. Pagi harinya, kami dikejutkan suara gemuruh atap rumah warga yang ambruk. Beruntung sekali tidak ada korban jiwa,” ungkap Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol, Hadi Suar, saat dikonfirmasi pada Minggu (18/5/2025).

Menurut perhitungan cepat FPRB Kecamatan Gempol, kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai angka yang cukup signifikan, yakni sekitar Rp 50 juta. Satu rumah mengalami kerusakan berat, sementara belum ada laporan mengenai dampak terhadap rumah-rumah di sekitarnya.

Respons cepat terlihat dari berbagai pihak pasca-bencana. Perangkat desa bersama dengan warga setempat bahu-membahu membersihkan puing-puing reruntuhan rumah Rita Rohmawati. “Kami sudah melakukan assessment cepat di lokasi, berkoordinasi dengan perangkat desa, dan langsung melakukan pembersihan puing-puing bersama warga,” jelas Hadi lebih lanjut.

Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan kebutuhan mendesak yang saat ini sangat diperlukan oleh para korban, antara lain terpal untuk tempat tinggal sementara, kasur untuk beristirahat, pakaian layak pakai (sandang), serta bahan makanan pokok (sembako). Sementara itu, untuk upaya penanganan dan bantuan lanjutan, pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.

“Saat ini, harapan besar warga tertumpu pada bantuan lanjutan dari BPBD Kabupaten Pasuruan. Mereka sangat berharap ada uluran tangan secepatnya agar bisa kembali menjalani kehidupan dengan layak,” pungkas Hadi, menyiratkan betapa mendesaknya bantuan bagi para korban angin kencang di Gempol.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jalan Beton Sigayam: Harapan Baru Ekonomi Petani Batang

23 April 2026 - 08:35 WIB

Dana Desa Situbondo Bermasalah: 16 Desa Terancam Dipolisikan

18 April 2026 - 01:21 WIB

Demokrasi Bantarjaya: Daftar Pemilih BPD Resmi Ditetapkan hari ini

16 April 2026 - 10:58 WIB

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI

11 April 2026 - 03:17 WIB

Sengketa Lapak Popoh: Saat Realitas Sosial Beradu Aturan

11 April 2026 - 01:56 WIB

Prestasi vs Preseden: Nasib Desa Sukojati di Ujung Prosedur

11 April 2026 - 00:06 WIB

Trending di DESA