Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 11 Apr 2026 03:17 WIB ·

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI


					Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI Perbesar

Takalar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Desa Soreang di Kecamatan Mappakasunggu sedang membuktikan bahwa keterbatasan anggaran negara bukan penghalang untuk maju. Dengan mengandalkan budidaya bandeng dan rumput laut sebagai tulang punggung ekonomi, desa ini kini melompat lebih jauh dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam urat nadi UMKM lokal.

Kepala Desa Soreang, Usman, menegaskan bahwa transformasi ini bukan proyek “langit”, melainkan hasil musyawarah dari tingkat dusun. “Semua merupakan amanah dana negara, maka pengelolaannya wajib tepat sasaran dan transparan,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026). Strategi ini memastikan setiap rupiah masuk ke pos krusial, mulai dari plat dekker hingga penerangan jalan di titik rawan.

Inovasi Poindes dan UMKM Berbasis AI
Tahun 2026 menjadi titik balik Desa Soreang menuju “Desa Digital”. Kehadiran Pojok Internet Desa (Poindes) bukan sekadar fasilitas gaya-gayaan, melainkan infrastruktur pendukung pemasaran produk lokal. Pelaku usaha meubel, warung kelontong, hingga penjual coto didorong memanfaatkan AI untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk di kancah nasional.

Efisiensi menjadi kunci saat kebijakan anggaran nasional mengalami penyesuaian. Desa memilih memprioritaskan program yang menyentuh urusan perut dan kesehatan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis hasil laut untuk menekan stunting, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Gotong Royong Sebagai Fondasi Ekonomi
Kemandirian ekonomi Soreang juga diperkuat melalui optimalisasi BUMDes dan kolaborasi strategis dengan pihak swasta lewat dana CSR. Transparansi anggaran dilakukan tanpa kompromi; papan proyek terpasang di setiap sudut kegiatan dan realisasi APBDes dipublikasikan secara terbuka bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dengan luas wilayah hanya 3,94 km², Soreang menunjukkan bahwa ukuran geografis tidak membatasi visi. Melalui semangat gotong royong dan adaptasi teknologi, desa ini sedang membangun fondasi kemandirian yang sulit goyah oleh tantangan zaman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemdes Rabasa Perkuat Kapasitas Kader Posyandu Lewat Dana Desa 2026, TPP Malaka Barat Apresiasi Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juni 2026 - 20:25 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo, Warisan Sejarah yang Menggerakkan Pembangunan Desa

28 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Trending di DESA