Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 11 Apr 2026 03:17 WIB ·

Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI


					Soreang Digital: Strategi Mandiri Lewat Ikan dan AI Perbesar

Takalar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Desa Soreang di Kecamatan Mappakasunggu sedang membuktikan bahwa keterbatasan anggaran negara bukan penghalang untuk maju. Dengan mengandalkan budidaya bandeng dan rumput laut sebagai tulang punggung ekonomi, desa ini kini melompat lebih jauh dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam urat nadi UMKM lokal.

Kepala Desa Soreang, Usman, menegaskan bahwa transformasi ini bukan proyek “langit”, melainkan hasil musyawarah dari tingkat dusun. “Semua merupakan amanah dana negara, maka pengelolaannya wajib tepat sasaran dan transparan,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026). Strategi ini memastikan setiap rupiah masuk ke pos krusial, mulai dari plat dekker hingga penerangan jalan di titik rawan.

Inovasi Poindes dan UMKM Berbasis AI
Tahun 2026 menjadi titik balik Desa Soreang menuju “Desa Digital”. Kehadiran Pojok Internet Desa (Poindes) bukan sekadar fasilitas gaya-gayaan, melainkan infrastruktur pendukung pemasaran produk lokal. Pelaku usaha meubel, warung kelontong, hingga penjual coto didorong memanfaatkan AI untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk di kancah nasional.

Efisiensi menjadi kunci saat kebijakan anggaran nasional mengalami penyesuaian. Desa memilih memprioritaskan program yang menyentuh urusan perut dan kesehatan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis hasil laut untuk menekan stunting, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Gotong Royong Sebagai Fondasi Ekonomi
Kemandirian ekonomi Soreang juga diperkuat melalui optimalisasi BUMDes dan kolaborasi strategis dengan pihak swasta lewat dana CSR. Transparansi anggaran dilakukan tanpa kompromi; papan proyek terpasang di setiap sudut kegiatan dan realisasi APBDes dipublikasikan secara terbuka bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dengan luas wilayah hanya 3,94 km², Soreang menunjukkan bahwa ukuran geografis tidak membatasi visi. Melalui semangat gotong royong dan adaptasi teknologi, desa ini sedang membangun fondasi kemandirian yang sulit goyah oleh tantangan zaman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Sayur Tanpa Sawah: Ironi Pangan Lereng Slamet

18 Mei 2026 - 21:50 WIB

Move On! Poktan Simpang Rumput Regenerasi Pengurus Baru

18 Mei 2026 - 20:39 WIB

Kantor Baru Cikampek Kota: Lepas dari Lahan KAI

18 Mei 2026 - 20:34 WIB

Cuan Berputar dari Kandang Komunal Desa Sumber Rejeki

18 Mei 2026 - 20:11 WIB

Mengguncang Lereng Merbabu: Domba 1.800 Mdpl Pemutus Urat Tengkulak

18 Mei 2026 - 18:18 WIB

Tiga Desa Tabalong Penjaga Pasokan Pangan Nasional

18 Mei 2026 - 16:17 WIB

Trending di DESA