Takalar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Desa Soreang di Kecamatan Mappakasunggu sedang membuktikan bahwa keterbatasan anggaran negara bukan penghalang untuk maju. Dengan mengandalkan budidaya bandeng dan rumput laut sebagai tulang punggung ekonomi, desa ini kini melompat lebih jauh dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam urat nadi UMKM lokal.
Kepala Desa Soreang, Usman, menegaskan bahwa transformasi ini bukan proyek “langit”, melainkan hasil musyawarah dari tingkat dusun. “Semua merupakan amanah dana negara, maka pengelolaannya wajib tepat sasaran dan transparan,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026). Strategi ini memastikan setiap rupiah masuk ke pos krusial, mulai dari plat dekker hingga penerangan jalan di titik rawan.
Inovasi Poindes dan UMKM Berbasis AI
Tahun 2026 menjadi titik balik Desa Soreang menuju “Desa Digital”. Kehadiran Pojok Internet Desa (Poindes) bukan sekadar fasilitas gaya-gayaan, melainkan infrastruktur pendukung pemasaran produk lokal. Pelaku usaha meubel, warung kelontong, hingga penjual coto didorong memanfaatkan AI untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk di kancah nasional.
Efisiensi menjadi kunci saat kebijakan anggaran nasional mengalami penyesuaian. Desa memilih memprioritaskan program yang menyentuh urusan perut dan kesehatan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis hasil laut untuk menekan stunting, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Gotong Royong Sebagai Fondasi Ekonomi
Kemandirian ekonomi Soreang juga diperkuat melalui optimalisasi BUMDes dan kolaborasi strategis dengan pihak swasta lewat dana CSR. Transparansi anggaran dilakukan tanpa kompromi; papan proyek terpasang di setiap sudut kegiatan dan realisasi APBDes dipublikasikan secara terbuka bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Dengan luas wilayah hanya 3,94 km², Soreang menunjukkan bahwa ukuran geografis tidak membatasi visi. Melalui semangat gotong royong dan adaptasi teknologi, desa ini sedang membangun fondasi kemandirian yang sulit goyah oleh tantangan zaman.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.