Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 23 Feb 2026 10:11 WIB ·

Aksi Nyata Mahyeldi: Pulihkan Sawah dan Masjid di Paninggahan


					Aksi Nyata Mahyeldi: Pulihkan Sawah dan Masjid di Paninggahan Perbesar

Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di tengah kepulan uap hidangan berbuka, Masjid Raya Paninggahan menjadi saksi pertemuan hangat antara pemimpin dan rakyatnya. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memilih berbuka puasa bersama warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok untuk memastikan denyut nadi ekonomi dan spiritualitas warga kembali pulih, Minggu (22/2/2026).

Momentum ini dimanfaatkan warga Nagari Paninggahan untuk menumpahkan keresahan mereka. Bukan soal menu berbuka, melainkan nasib lahan pertanian yang luluh lantak akibat banjir bandang serta perlunya normalisasi sungai untuk mencegah bencana serupa terulang.

Normalisasi Sungai Menjadi Prioritas Utama
Mendengar aspirasi warga, Mahyeldi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyusun langkah konkret untuk penanganan pascabencana. Fokus utama saat ini adalah memulihkan infrastruktur pertanian dan melakukan normalisasi aliran sungai guna memberikan rasa aman bagi petani.

“Kami meminta warga tetap bersabar. Pemprov Sumbar terus berupaya memastikan seluruh kebutuhan Nagari Paninggahan terpenuhi. Kolaborasi lintas sektor sedang kami pacu agar pemulihan berjalan lebih merata,” tegas Mahyeldi di hadapan para tokoh masyarakat.

Gotong Royong Membangun Kembali Rumah Tuhan
Selain urusan perut dan lahan, kesejukan batin warga juga menjadi perhatian. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan perbaikan Masjid Raya Paninggahan sebesar Rp25 juta secara simbolis. Bantuan ini disambut haru oleh pengurus masjid dan warga setempat.

H. Syafiq, salah satu warga, mengakui bahwa bantuan ini adalah jawaban atas penantian panjang mereka. “Kami sudah lama berniat memperbaiki masjid ini, namun terkendala biaya pascabencana. Kehadiran bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Dialog di meja buka puasa ini membuktikan bahwa penanganan bencana tidak melulu soal data statistik, melainkan tentang hadirnya sosok pemerintah di tengah kemelut rakyat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat Paninggahan diharapkan mampu mengembalikan kejayaan nagari ini sebagai lumbung pangan sekaligus pusat kegiatan keagamaan yang kokoh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sekda Sumbar Dorong Transformasi Kinerja ASN Berbasis Hasil dan Pengembangan Berkelanjutan

22 April 2026 - 21:56 WIB

Sekdaprov Sumbar Dorong Transformasi UKPBJ untuk Perkuat Kualitas Belanja Daerah

22 April 2026 - 21:42 WIB

Penawaran Pertama Gugur, Disdagrin Jombang Buka Lelang Ulang Sewa Parkir & Toilet Sentra PKL Ahmad Dahlan

22 April 2026 - 13:02 WIB

Sinergi Infrastruktur 2027: Membangun Harapan dari Jalan ke Desa

21 April 2026 - 21:51 WIB

Menjaga Nyala Aman Hingga ke Desa: Komitmen Baru Sumbar

21 April 2026 - 19:12 WIB

Kolaborasi Klaster: Cara Sumbar Lindungi Warga Desa dari Bencana

21 April 2026 - 19:02 WIB

Trending di PEMDA