Agam, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Petani dan pedagang di Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam kini punya tempat melepas lelah yang tidak biasa. Bukan sekadar warung kopi, melainkan sebuah kompleks megah seluas satu hektar dengan bangunan utama menyerupai Ka’bah di Makkah. Itulah Surau Ka’bah Inyiak Tuah Islamic Center, pusat peradaban desa baru yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, pada Sabtu (10/8/2025).
Bangunan ini mendobrak fungsi konvensional tempat ibadah di pedesaan. Diinisiasi oleh tokoh masyarakat setempat, Ustaz Benni Warlis, surau arsitektur unik ini dirancang sebagai ruang publik yang inklusif. Di sini, masyarakat pelosok bisa mengakses ruang belajar berbasis internet, memanfaatkan sarana olahraga, hingga beristirahat dengan nyaman di sela-sela aktivitas harian mereka.

Bagi calon jemaah haji dan masyarakat umum, kompleks ini menawarkan fasilitas premium berupa area simulasi ibadah haji yang dibuat mirip dengan kondisi aslinya di tanah suci. Keunggulan visual dan kelengkapan fasilitas inilah yang membuat Surau Ka’bah Nagari Panampuang berpotensi kuat menjadi pemantik ekonomi lokal melalui sektor wisata religi.
Dari sisi penguatan karakter lokal, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa surau ini merupakan langkah nyata menghidupkan kembali gerakan “Kembali ke Surau”. Tujuannya jelas: membentengi moral generasi muda Minangkabau dengan falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Apalagi, fondasi hukum identitas lokal ini sudah kokoh secara nasional melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022. Lewat integrasi nilai agama, budaya, teknologi, dan pemberdayaan ekonomi yang disajikan oleh Surau Ka’bah Nagari Panampuang, pembangunan instan dari pinggiran bukan lagi sekadar wacana di atas kertas.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.