Purbalingga [DESA MERDEKA] – Di tengah derasnya arus teknologi informasi, fenomena mahasiswa tangguh dan bermanfaat tampak bagai oase di padang pasir. Kecenderungan pragmatisme dan ikut arus zaman seringkali mengaburkan orientasi idealisme mahasiswa. Akan tetapi, para kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syeikh Jambu Karang UNPERBA Purbalingga memilih jalur yang berbeda. Mereka berani keluar dari zona nyaman dan aktif mengembangkan diri melalui ilmu, pengalaman, serta jaringan.
Sebanyak 40 kader PMII mengikuti Pelatihan Kader Dasar (PKD) selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Juli 2024. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Raudlatul Mufatihin Selakambang, Kaligondang, Purbalingga. Ke-40 kader tersebut, terdiri dari 22 laki-laki dan 18 perempuan, berasal dari lima kabupaten: Purbalingga, Banjarnegara, Purwokerto, Tegal, dan Pekalongan. Mereka merupakan kader pilihan yang telah melalui tahapan seleksi ketat, meliputi seleksi administrasi dan screening.
Tema kegiatan PKD kali ini adalah “Rekonstruksi Kader Militan”. Tema ini memiliki tujuan mulia, yaitu mempersiapkan para kader PMII menjadi garda terdepan dalam membangun peradaban zaman. Caranya adalah dengan melakukan perubahan-perubahan signifikan dalam ranah sosial. Dengan demikian, para kader diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Acara pembukaan PKD berlangsung setelah salat zuhur. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Universitas UNPERBA, Bapak Sugeng, serta para alumni PMII Kabupaten Purbalingga yang dipimpin oleh Sukhedi. Kehadiran para tokoh ini memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi para peserta PKD. Mereka diharapkan dapat meneladani jejak para seniornya dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.