Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 2 Mar 2026 15:23 WIB ·

Kejutan Umrah untuk Pasukan Kuning Pembawa Jombang Berprestasi


					Kejutan Umrah untuk Pasukan Kuning Pembawa Jombang Berprestasi Perbesar

Jombang, Jawa Timur [Desa Merdeka] Di balik gemerlap penghargaan nasional, ada keringat pejuang kebersihan yang sering kali tak terlihat. Senin (2/3) sore, Pendopo Kabupaten Jombang menjadi saksi momen haru saat Bupati Warsubi mengumumkan hadiah umrah gratis bagi lima anggota “Pasukan Kuning”. Kejutan ini menjadi kado terindah di bulan Ramadan sekaligus apresiasi atas keberhasilan Jombang menembus peringkat 16 besar nasional dalam pengelolaan sampah tahun 2025.

Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi ini menegaskan bahwa nilai capaian 65,47% dari Kementerian Lingkungan Hidup bukan sekadar angka di atas kertas. Predikat Kota/Kabupaten Bersih tersebut adalah buah sinergi antara kebijakan anggaran yang tepat dan dedikasi 459 anggota satgas di lapangan. “Keringat panjenengan adalah kunci bersihnya Jombang. Hadiah ini adalah bentuk rasa syukur kami,” ungkapnya di depan para pejuang kebersihan.

 

Transparansi Hadiah Bagi Pahlawan Kebersihan
Mekanisme pemilihan lima penerima umrah tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Proses pengundian akan dilakukan secara transparan untuk memastikan keadilan bagi seluruh anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah. Langkah ini diambil agar apresiasi benar-benar menyasar mereka yang telah menunjukkan loyalitas tinggi dalam menjaga estetika kota.

Selain memberikan “bonus” spiritual, pemerintah daerah juga memperkuat fondasi keberlanjutan lingkungan melalui Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kebijakan ini mewajibkan seluruh instansi dan sekolah untuk melakukan gerakan bersih sampah secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Tujuannya jelas: mengubah perilaku masyarakat menuju tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular yang lebih modern.

Tradisi Tasyakuran dan Siraman Rohani
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan siraman rohani dari KH. Nur Hadi atau yang populer disapa Mbah Bolong. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat prosesi potong tumpeng dan buka puasa bersama antara pejabat daerah dengan para pemulung, petugas kebersihan, serta pegiat lingkungan.

Momentum ini membuktikan bahwa urusan sampah bukan sekadar masalah teknis infrastruktur, melainkan tentang memuliakan mereka yang berdiri di garda terdepan kebersihan. Dengan pengawasan ketat dari Inspektorat dan DLH, Jombang optimistis mampu terus naik kelas dalam standar kebersihan nasional di tahun-tahun mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumbar Raih Apresiasi Kemendagri: Pemulihan Lahan Pertanian Terbaik se-Sumatera

30 April 2026 - 23:10 WIB

Sawah Pasca-Bencana Agam Kembali Hijau Lewat Gerakan Tanam Serempak

30 April 2026 - 23:00 WIB

Membangun Bogor Lewat Strategi Satu Kilometer Tiap Desa

30 April 2026 - 07:52 WIB

Tiga Kades PAW Bojonegoro Segera Tancap Gas Kelola Anggaran

30 April 2026 - 06:41 WIB

Hasil Reses DPRD Sumbar: Penentu Alokasi Pembangunan Nagari

29 April 2026 - 20:08 WIB

Langkah Berani DPRD Sumbar Amankan Anggaran Pembangunan Desa

29 April 2026 - 17:08 WIB

Trending di PEMDA