Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 2 Mar 2026 15:23 WIB ·

Kejutan Umrah untuk Pasukan Kuning Pembawa Jombang Berprestasi


					Kejutan Umrah untuk Pasukan Kuning Pembawa Jombang Berprestasi Perbesar

Jombang, Jawa Timur [Desa Merdeka] Di balik gemerlap penghargaan nasional, ada keringat pejuang kebersihan yang sering kali tak terlihat. Senin (2/3) sore, Pendopo Kabupaten Jombang menjadi saksi momen haru saat Bupati Warsubi mengumumkan hadiah umrah gratis bagi lima anggota “Pasukan Kuning”. Kejutan ini menjadi kado terindah di bulan Ramadan sekaligus apresiasi atas keberhasilan Jombang menembus peringkat 16 besar nasional dalam pengelolaan sampah tahun 2025.

Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi ini menegaskan bahwa nilai capaian 65,47% dari Kementerian Lingkungan Hidup bukan sekadar angka di atas kertas. Predikat Kota/Kabupaten Bersih tersebut adalah buah sinergi antara kebijakan anggaran yang tepat dan dedikasi 459 anggota satgas di lapangan. “Keringat panjenengan adalah kunci bersihnya Jombang. Hadiah ini adalah bentuk rasa syukur kami,” ungkapnya di depan para pejuang kebersihan.

 

Transparansi Hadiah Bagi Pahlawan Kebersihan
Mekanisme pemilihan lima penerima umrah tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Proses pengundian akan dilakukan secara transparan untuk memastikan keadilan bagi seluruh anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah. Langkah ini diambil agar apresiasi benar-benar menyasar mereka yang telah menunjukkan loyalitas tinggi dalam menjaga estetika kota.

Selain memberikan “bonus” spiritual, pemerintah daerah juga memperkuat fondasi keberlanjutan lingkungan melalui Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kebijakan ini mewajibkan seluruh instansi dan sekolah untuk melakukan gerakan bersih sampah secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Tujuannya jelas: mengubah perilaku masyarakat menuju tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular yang lebih modern.

Tradisi Tasyakuran dan Siraman Rohani
Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan siraman rohani dari KH. Nur Hadi atau yang populer disapa Mbah Bolong. Suasana kekeluargaan semakin terasa saat prosesi potong tumpeng dan buka puasa bersama antara pejabat daerah dengan para pemulung, petugas kebersihan, serta pegiat lingkungan.

Momentum ini membuktikan bahwa urusan sampah bukan sekadar masalah teknis infrastruktur, melainkan tentang memuliakan mereka yang berdiri di garda terdepan kebersihan. Dengan pengawasan ketat dari Inspektorat dan DLH, Jombang optimistis mampu terus naik kelas dalam standar kebersihan nasional di tahun-tahun mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Alarm Kematian Mental Anak Membayangi Sumbar Emas 2045

29 Juli 2026 - 15:01 WIB

Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar: Sambungan Hidup yang Sempat Putus

29 Juli 2026 - 10:03 WIB

ASN Pulang Kampung: Berkah atau Bencana Pelayanan Desa?

29 Juli 2026 - 09:52 WIB

Aturan Baru Pilkades Purworejo Antisipasi Fenomena Kotak Kosong

27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Warga Sumbar Diajak Aktif Jaga Ketertiban Lingkungan

25 Juli 2026 - 19:19 WIB

Ombudsman Evaluasi Pelayanan Publik Sumbar, OPD Diwajibkan Berinovasi

24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Trending di PEMDA