Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 19 Feb 2026 15:15 WIB ·

Solusi Cerdas Layanan Dokter Spesialis Tembus Pelosok Desa


					Forum BUMDes Indonesia (FBI) saat menjalin kerja sama strategis dengan PT Jasa Medika Transmedic Perbesar

Forum BUMDes Indonesia (FBI) saat menjalin kerja sama strategis dengan PT Jasa Medika Transmedic

Bandung, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Warga di wilayah terpencil kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota hanya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis. Melalui kolaborasi strategis antara Perkumpulan Forum BUMDes Indonesia (FBI) dan Jasamedika Group, layanan kesehatan canggih berbasis digital resmi dihadirkan di tingkat pedesaan mulai Senin (16/2/2026).

Langkah besar ini ditandai dengan penandatanganan MoU di Kota Bandung yang mengintegrasikan teknologi telehealth, gerai klinik, dan apotek desa di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas hambatan geografis yang selama ini menghalangi warga desa mendapatkan akses kesehatan yang setara dengan masyarakat perkotaan.

Menghadirkan Rumah Sakit ke Ruang Tamu Desa
Transformasi ini membawa standar rumah sakit besar langsung ke jantung desa. Direktur Jasamedika Transmedic, Peni Pahlawanda, menjelaskan bahwa melalui aplikasi telemedicine Level-7, pasien di pelosok dapat terhubung secara real-time dengan dokter spesialis dari rumah sakit rujukan.

“Teknologi ini memangkas jarak. Kami ingin memastikan standar layanan medis di desa memiliki kualitas yang mendekati perkotaan,” ungkap Peni. Dukungan infrastruktur pun tidak main-main, melibatkan jaringan 135 rumah sakit mitra serta integrasi penuh dengan platform SatuSehat milik Kemenkes dan BPJS Kesehatan sesuai amanat UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023.

BUMDesa: Ujung Tombak Ekonomi dan Kesehatan
Bagi Forum BUMDes Indonesia, digitalisasi kesehatan adalah alat untuk memperkuat kedaulatan warga desa. Ketua Umum FBI, Yani Setiyadi, menekankan bahwa program ini akan menciptakan dampak ekonomi ganda (multiplier effect). Selain meningkatkan derajat kesehatan, pengelolaan gerai obat dan klinik oleh BUMDesa akan membuka lapangan kerja baru bagi pemuda setempat.

“Membangun desa yang sehat adalah fondasi kemajuan. Dengan teknologi, kita memperluas akses sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa,” jelas Yani.

Jawa Barat Sebagai Pintu Gerbang
Provinsi Jawa Barat terpilih sebagai titik awal (pilot project) sebelum teknologi ini diekspansi secara masif ke Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga mencakup 37 provinsi di seluruh Indonesia. Keberhasilan di Jawa Barat akan menjadi cetak biru nasional bagi pembangunan ekosistem kesehatan berbasis gotong royong digital.

Ke depannya, kehadiran klinik digital di desa diharapkan mampu menekan biaya transportasi warga secara signifikan. Inovasi ini membuktikan bahwa dengan sinergi yang tepat antara regulasi, teknologi, dan kelembagaan desa, kualitas hidup masyarakat pelosok dapat melompat lebih jauh.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Data Akurat, Kunci Sukses Pembangunan Desa di TTU

18 Juni 2026 - 03:29 WIB

Endarmi Cup I: Gerbang Prestasi Pemuda Desa Sumatera Barat

17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Strategi Meja Makan, Bupati Sidrap Ubah Lahan Tidur Jadi Lumbung

15 Juni 2026 - 01:13 WIB

BLT Desa Sungai Intan: Menjangkau Warga Hingga ke Pelosok

14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Petani Pasaman Kini Berdaya Berkat Perda Komoditas Unggulan

13 Juni 2026 - 22:39 WIB

Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa

13 Juni 2026 - 15:22 WIB

Trending di RAGAM