Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 29 Jan 2026 01:46 WIB ·

Bukan Lagi Pinggiran, Desa Jadi Pusat Kekuatan Ekonomi Kaltara


					Pemukulan gong oleh gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang didampingi Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Kaltara, sebagai tanda dibukanya peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Rabu (28/1/2026). (Image courtesy: RRI). Perbesar

Pemukulan gong oleh gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang didampingi Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Kaltara, sebagai tanda dibukanya peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Rabu (28/1/2026). (Image courtesy: RRI).

Malinau, Kalimantan Utara [DESA MERDEKA] Wajah pembangunan di Kalimantan Utara (Kaltara) resmi bergeser. Desa kini tidak lagi dipandang sebagai wilayah pinggiran yang sekadar menerima bantuan, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat kekuatan sosial, ekonomi, dan budaya bangsa.

Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, saat membuka peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kaltara 2026 di Lapangan Ulung Buaya, Desa Wisata Pulau Sapi, Kabupaten Malinau, Rabu (28/1/2026). Zainal menyebut bahwa otonomi desa adalah kunci untuk memutus rantai ketergantungan wilayah pinggiran terhadap pusat kota.

Hilirisasi: Senjata Desa Melawan Kemiskinan
Gubernur menekankan bahwa tantangan desa saat ini bukan lagi sekadar membangun jalan atau jembatan, melainkan membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Salah satu strategi utamanya adalah hilirisasi produk unggulan desa.

“Desa tidak boleh hanya menjual bahan mentah. Melalui BUMDes dan koperasi, produk lokal harus memiliki nilai tambah agar keuntungan maksimal tetap berputar di desa, bukan dibawa keluar oleh tengkulak,” ujar Zainal.

Selain hilirisasi, desa di Kaltara kini memegang mandat sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional. Zainal mengajak seluruh kepala desa untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian dan mengelola sumber daya alam secara bijaksana demi kemakmuran generasi mendatang.

Rapor Hijau: Desa Sangat Tertinggal Resmi Musnah
Kemajuan signifikan terlihat dari data klasifikasi desa di Kaltara. Gubernur mengungkapkan sebuah pencapaian besar: saat ini desa dengan status “Sangat Tertinggal” sudah tidak ada lagi di provinsi termuda di Indonesia ini.

“Dulu ada ratusan desa tertinggal, sekarang tinggal sekitar 60 desa saja. Inovasi aparatur desa menjadi mesin utama yang mempercepat pembangunan ini,” jelasnya optimis.

Pameran Inovasi dan Seminar Nasional
Peringatan Hari Otonomi Desa 2026 ini bukan sekadar seremoni. Sebanyak 36 stan pameran memadati lokasi acara di Desa Wisata Pulau Sapi untuk menampilkan berbagai inovasi dan potensi produk lokal dari berbagai penjuru Kaltara hingga 30 Januari mendatang.

Selain pameran, kegiatan ini juga diisi dengan Seminar Nasional yang bertujuan menyelaraskan visi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa. Sinergi ini diharapkan mampu menghapus status desa tertinggal sepenuhnya di masa depan, sekaligus mengukuhkan posisi desa sebagai pusat pangan dan inovasi masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sawah dan Jalan Desa Sumbar Menanti Dana Rp17,9 Triliun

12 Mei 2026 - 15:34 WIB

Nasib Petani dan Pendidikan Anak Pesisir di Tangan Perda

12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Syariah di Desa: Napas Baru Ekonomi Sumatera Barat

12 Mei 2026 - 06:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Atas Rakit Demi Menembus Nagari

11 Mei 2026 - 21:13 WIB

Sinergi Sesko TNI Audit Pola Penanganan Bencana Sumbar

11 Mei 2026 - 11:49 WIB

Samsat Kiosk Sumbar: Bayar Pajak Mandiri Tanpa Antre Calo

10 Mei 2026 - 15:20 WIB

Trending di PEMDA