Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMDA · 15 Apr 2026 19:17 WIB ·

Mahyeldi Serap Ilmu Tokoh Dunia Demi Pimpin Sumbar


					Mahyeldi Serap Ilmu Tokoh Dunia Demi Pimpin Sumbar Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mempertajam visi kepemimpinannya dengan mendalami strategi para tokoh dunia pada forum Supermentor-28 on Leadership di Jakarta, Selasa malam (14/4/2025). Forum ini menjadi wadah bagi Mahyeldi untuk menyerap teori kepemimpinan visioner yang relevan guna menghadapi ketidakpastian global, yang dampaknya terasa hingga ke pelosok daerah.

Bagi Mahyeldi, keberanian mengambil keputusan di saat genting adalah kunci utama seorang pemimpin. Ia menekankan bahwa sejarah membuktikan pemimpin besar tidak lahir dari situasi yang mudah, melainkan dibentuk oleh keteguhan karakter saat menghadapi ujian zaman.

Tiga Pelajaran Besar untuk Masa Depan
Dalam forum tersebut, Mahyeldi menyoroti tiga narasi besar dari tokoh dunia yang sangat inspiratif bagi pembangunan wilayah:

  • Nelson Mandela: Pentingnya rekonsiliasi untuk mempersatukan elemen bangsa yang terpecah.
  • Lee Kuan Yew: Kedisiplinan visi yang mampu mengubah wilayah kecil menjadi kekuatan ekonomi dunia.
  • Susilo Bambang Yudhoyono: Seni mengelola stabilitas dan pengambilan keputusan strategis saat krisis nasional.

“Kita belajar bahwa di tengah situasi dinamis, diperlukan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga tangguh secara moral,” ujar Mahyeldi. Hal ini menjadi pengingat bahwa membangun Sumatera Barat, termasuk ribuan desanya, membutuhkan integritas yang kokoh.

Kolaborasi Tokoh Nasional dan Internasional
Forum prestisius ini juga dihadiri oleh deretan tokoh nasional, mulai dari Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono hingga sejumlah Wakil Menteri dan mantan Duta Besar. Kehadiran berbagai pemangku kebijakan ini memperkuat sinergi visi dalam mengelola stabilitas dan ekonomi kreatif.

Bagi Mahyeldi, referensi baru ini menjadi modal penting dalam memimpin daerah. Dengan membedah pengalaman nation-building dari Singapura hingga transisi demokrasi di Indonesia, pemimpin daerah diharapkan mampu membawa semangat kemajuan tersebut ke tingkat lokal agar pembangunan lebih terukur dan visioner.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Danantara-Sumbar: Hilirisasi Gambir dan Kelapa Jadi Prioritas

16 April 2026 - 08:08 WIB

Pangkalpinang Genjot Serapan APBD Tanpa Bebani Dompet Rakyat

16 April 2026 - 05:08 WIB

Stabilitas Politik: Fondasi Utama Percepatan Pembangunan Desa

15 April 2026 - 20:30 WIB

Duplikasi Model Pariaman: Petani Desa Sumbar Tembus Pasar Jakarta

15 April 2026 - 18:07 WIB

Paradoks Pesisir Selatan: Kaya Alam Namun Masih Daerah Miskin

13 April 2026 - 11:03 WIB

Sikat Truk CPO Non-BA: Strategi Sumbar Tambal APBD

12 April 2026 - 13:31 WIB

Trending di PEMDA