Desa Weoe Malaka Sabet Juara Desa Digital Terbaik, Ungguli Kunjungan Website untuk Akses Informasi Publik
Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Desa Weoe di Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil meraih Juara I dalam pemanfaatan teknologi informasi desa digital. Prestasi ini diraih berkat optimalisasi website desa sebagai sarana utama penyediaan informasi publik bagi masyarakat, mulai dari profil desa, administrasi, hingga transparansi Anggaran Dana Desa (DD) dan potensi lokal yang dieksplorasi.
Penghargaan ini diberikan usai kegiatan Workshop Monitoring Optimalisasi Website Desa dalam Mendukung Akurasi Informasi serta Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Desa. Acara tersebut diselenggarakan di Aula Rapat Hotel Rayamana, Betun, pada Rabu, 3 Desember 2025.
Selain Desa Weoe, apresiasi juga diberikan kepada Desa Bisesmus dan Desa Webriamata berupa perangkat seluler (Samsung A36). Penghargaan diserahkan langsung oleh Manajer CD. Bethesda Yakkum Cabang Malaka, Henny Pesik.
Weoe Catat Kunjungan Website Tertinggi
Manajer CD. Bethesda Yakkum Cabang Malaka, Henny Pesik, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan tindak lanjut dari pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan oleh Bethesda kepada sepuluh desa binaan di Kecamatan Wewiku dan Laenmanen.
“Desa Weoe mencatat grafik kunjungan masyarakat tertinggi untuk akses website desa, yakni mencapai 21 kali, disusul Desa Webriamata dan Desa Bisesmus masing-masing 18 kali, Desa Weulun 15, dan Desa Rabasa Biris di bawah 15, bahkan ada desa lain di bawah sepuluh kunjungan,” jelas Henny. Data kunjungan yang tinggi ini menjadi indikator keberhasilan Desa Weoe dalam membangun kesadaran literasi digital masyarakatnya untuk mengakses informasi desa secara mandiri.
Kegiatan pelatihan dan workshop ini juga menjadi forum untuk menginput masukan dari berbagai pihak, termasuk mitra kerja seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Kesehatan, serta pendamping desa. Tujuannya adalah untuk pengembangan website desa lebih lanjut, khususnya dalam melihat respons dan kunjungan masyarakat dalam mengakses website desa di wilayah masing-masing.

Dorongan Konten Kesehatan dan Jurnalis Desa
Henny Pesik menekankan pentingnya konten yang relevan, khususnya mengenai kesehatan masyarakat. Ia mendorong agar tenaga kesehatan desa menjadi kontributor aktif, dengan minimal mengunggah rekap data kesehatan setelah setiap kegiatan Posyandu dilakukan.
“Tadi juga direkomendasikan adanya operator desa yang sekaligus berfungsi sebagai jurnalis desa, yang setiap hari melakukan liputan kegiatan kepala desa,” tambahnya. Langkah ini bertujuan agar informasi yang disajikan di website selalu up-to-date dan menarik.
Bethesda juga berkomitmen mendorong tim IT untuk melakukan pendampingan langsung di desa-desa. Tujuannya agar website desa dapat dimonetisasi atau mendapat apresiasi seperti kanal YouTube, sehingga dapat memberikan pendapatan tambahan bagi desa. Henny optimis bahwa dengan website desa yang dikelola secara profesional, desa akan semakin maju dan dikenal luas di tingkat nasional.
Mengenai pelatihan teknis operator, Henny menambahkan bahwa meskipun terdapat perubahan anggaran dari Kominfo, solusinya akan dialihkan ke pendampingan atau coaching langsung di setiap desa untuk memastikan optimalisasi website desa tetap berjalan.

Desa Membangun Negeri


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.