Risol Mayo Khas Glagahwero Juarai Kompetisi ‘Dari Hobi Menjadi Profesi
Kalisat, jember, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat lokal. Pada pertengahan tahun 2025, tim yang dipimpin oleh Ibu Kepala Desa, Faiqotul Gimah, ini dinobatkan sebagai Juara Pertama dalam kompetisi bergengsi Bogasari bertajuk “Dari Hobi Menjadi Profesi.” Kemenangan tersebut dirayakan di Pendopo Kecamatan Kalisat, menjadi bukti kebanggaan atas kreativitas ibu-ibu desa.
Ajang yang diselenggarakan oleh Bogasari ini memiliki misi kuat untuk mendorong ibu rumah tangga agar mampu mengolah produk dasar seperti tepung terigu menjadi komoditas bernilai jual tinggi, sekaligus membuka peluang usaha baru dari dapur rumah.
Keunggulan Risol Mayo Pedas Manis
Tim PKK Desa Glagahwero, yang bersemangat kolaborasi dan telah melakukan persiapan matang, memilih untuk menyajikan hidangan yang sedang populer: Risol Mayo (Risoles Mayones), namun dengan sentuhan orisinal khas desa.
Kreasi Risol Mayo dari Glagahwero ini memikat dewan juri karena kualitas adonan kulitnya yang sempurna. Mereka berhasil menciptakan kulit risol yang tipis, elastis, dan gurih, yang membalut isian yang sangat kaya rasa. Di dalamnya, terdapat perpaduan harmonis antara irisan sosis premium, potongan telur rebus yang proporsional, serta balutan mayones pedas manis yang diracik secara khusus.
Salah satu anggota tim dengan bangga menjelaskan fokus utama mereka. “Kami memastikan kualitas terbaik dari bahan baku Bogasari, mulai dari adonan kulit risol yang harus sempurna, hingga baluran panir yang menghasilkan kerenyahan maksimal. Kami ingin menunjukkan bahwa dari dapur desa, kami bisa menciptakan produk UMKM yang kompetitif di pasar modern,” jelasnya. Tekstur produk yang renyah di luar, namun lembut dan lumer di dalam saat digigit, menjadi kunci keunggulan yang tidak terbantahkan.
Ubah Hobi Memasak Jadi Profesi Penghasilan
Keputusan juri menobatkan Risol Mayo PKK Desa Glagahwero sebagai pemenang tidak hanya memberikan piala dan piagam, tetapi juga membuka babak baru bagi pemberdayaan ekonomi keluarga di desa tersebut.
Prestasi ini dengan cepat menempatkan produk Risol Mayo khas Glagahwero dalam sorotan. Saat ini, produk tersebut telah aktif diproduksi secara berkelanjutan untuk memenuhi permintaan pesanan, baik dari wilayah lokal maupun luar daerah. Kemenangan ini secara nyata telah mewujudkan visi kompetisi Bogasari, yaitu mentransformasi hobi memasak para ibu menjadi profesi yang menghasilkan pendapatan dan memperkuat potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa.
Dengan semakin besarnya permintaan, Tim PKK Glagahwero berencana meningkatkan kapasitas produksi sambil terus menjaga kualitas dan keunikan rasa yang telah membawa mereka meraih juara. Kisah sukses ini diharapkan dapat menginspirasi PKK dan kelompok perempuan lainnya di Kalisat untuk mengembangkan kreativitas ekonomi serupa.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.