Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

IPTEK · 24 Okt 2025 23:28 WIB ·

Inovasi Digital Merkawang: KIP Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Desa


					Inovasi Digital Merkawang: KIP Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Desa Perbesar

Tuban, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Merkawang di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke tahap wawancara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Jawa Timur 2025. Proses wawancara dilakukan secara daring oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Timur pada Jumat (24/10). Keberhasilan ini adalah cerminan komitmen serius Pemerintah Desa Merkawang dalam menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat, khususnya melalui inovasi berbasis digital.

Komisioner KI Jatim, M. Sholahuddin, dalam sesi wawancara, fokus menggali inovasi yang telah dan akan diterapkan oleh Desa Merkawang, serta menanyakan sejauh mana program tersebut memberikan dampak konkret dan manfaat bagi warga.

Kepala Desa Merkawang, Ahmad Wahib Al Haitimi, yang akrab disapa Wahib, menjelaskan bahwa Desa Merkawang memandang keterbukaan informasi publik sebagai instrumen vital untuk mendorong kemajuan ekonomi. “Kami fokus pada program penguatan transparansi berbasis digital, yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat serta pembangunan sarana publik yang terbuka dan informatif,” tegas Wahib.

Menurut alumnus Universitas Brawijaya Malang ini, transparansi bukan sekadar pemenuhan kewajiban hukum untuk menyediakan data, tetapi bagaimana informasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk menggerakkan ekonomi desa, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Untuk merealisasikannya, Desa Merkawang telah memulai dengan inisiatif Desa Cinta Statistik (Cantik) yang didukung data konkret. Pemdes Merkawang juga mengoptimalkan website desa sebagai pusat data dan informasi publik. Website ini menampilkan data pembangunan, kegiatan desa, transparansi keuangan, hingga potensi ekonomi lokal dalam format terbuka.

Wahib memaparkan beberapa inovasi digital lain yang sudah disiapkan, termasuk penyediaan buku tamu elektronik (e-tamu) dan rencana pengembangan dashboard Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) digital. Selain itu, layanan informasi digital dan fasilitas WiFi juga diperkuat di beberapa titik desa.

Inovasi yang paling disorot tim Monev adalah program digitalisasi data dan promosi produk UMKM lokal. Wahib menjelaskan, melalui website desa, pelaku UMKM di Merkawang kini dapat memasarkan produk unggulannya dengan lebih mudah dan luas, membuka akses pasar yang sebelumnya sulit dijangkau.

Wahib optimis Merkawang dapat menjadi desa percontohan keterbukaan informasi sekaligus model penguatan ekonomi lokal berbasis transparansi. Ia berharap, keterbukaan informasi dapat berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi. “Keterbukaan informasi publik adalah wujud tanggung jawab moral kepada masyarakat. Kami percaya, transparansi bukan sekadar kewajiban hukum, namun kebutuhan bersama untuk membangun pemerintahan desa yang dipercaya, partisipatif, dan berdaya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Ubah Limbah Jeruk Busuk Jadi Minyak Atsiri Bernilai

16 Maret 2026 - 10:14 WIB

Bakteri Indigeneus: Kunci Cuan Akuaponik di Lahan Sempit

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Trending di IPTEK