Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Slamet Wahyudi, tokoh pelestari lingkungan dari Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, banjir pujian. Dedikasinya dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono.
Apresiasi tersebut disampaikan Marsono saat kegiatan verifikasi lapangan Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025 di Desa Nyawangan pada Rabu, 2 Juli 2025. “Saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Slamet Wahyudi yang konsisten menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar Marsono.
Marsono menambahkan bahwa komitmen dan kontribusi Slamet Wahyudi tak hanya menjadi kebanggaan Desa Nyawangan, tetapi juga Kabupaten Tulungagung secara keseluruhan. “Kontribusi Slamet Wahyudi terhadap lingkungan layak menjadi contoh nasional,” tegas Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung ini.

Senada dengan Marsono, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menyoroti peran strategis Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) dalam konservasi hutan berbasis masyarakat. Menurutnya, Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025 merupakan ajang penting untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem hutan. “Lomba ini juga mendorong masyarakat untuk memberdayakan potensi hutan secara berkelanjutan,” kata Jumadi.
Slamet Wahyudi sendiri dikenal luas sebagai pembina masyarakat dalam rehabilitasi lahan kritis dan edukasi lingkungan. Ia aktif membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian hutan serta mengembangkan model konservasi berbasis lokal, seperti agroforestri dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.
Saat ini, Slamet Wahyudi menjadi calon penerima penghargaan dalam kategori PKSM pada Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025. Verifikasi lapangan ini menjadi tahap krusial sebelum penetapan pemenang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Kegiatan verifikasi lapangan dihadiri oleh tim penilai dari KLHK RI, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, tokoh masyarakat, kelompok tani hutan, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan luas terhadap upaya konservasi yang dilakukan Slamet Wahyudi.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.