Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 3 Jul 2025 03:29 WIB ·

Slamet Wahyudi: Penjaga Hutan Kebanggaan Tulungagung Mendunia!


					Slamet Wahyudi: Penjaga Hutan Kebanggaan Tulungagung Mendunia! Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Slamet Wahyudi, tokoh pelestari lingkungan dari Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, banjir pujian. Dedikasinya dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono.

Apresiasi tersebut disampaikan Marsono saat kegiatan verifikasi lapangan Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025 di Desa Nyawangan pada Rabu, 2 Juli 2025. “Saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Slamet Wahyudi yang konsisten menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar Marsono.

Marsono menambahkan bahwa komitmen dan kontribusi Slamet Wahyudi tak hanya menjadi kebanggaan Desa Nyawangan, tetapi juga Kabupaten Tulungagung secara keseluruhan. “Kontribusi Slamet Wahyudi terhadap lingkungan layak menjadi contoh nasional,” tegas Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung ini.

Senada dengan Marsono, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menyoroti peran strategis Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) dalam konservasi hutan berbasis masyarakat. Menurutnya, Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025 merupakan ajang penting untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem hutan. “Lomba ini juga mendorong masyarakat untuk memberdayakan potensi hutan secara berkelanjutan,” kata Jumadi.

Slamet Wahyudi sendiri dikenal luas sebagai pembina masyarakat dalam rehabilitasi lahan kritis dan edukasi lingkungan. Ia aktif membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian hutan serta mengembangkan model konservasi berbasis lokal, seperti agroforestri dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.

Saat ini, Slamet Wahyudi menjadi calon penerima penghargaan dalam kategori PKSM pada Lomba Wana Lestari tingkat Nasional 2025. Verifikasi lapangan ini menjadi tahap krusial sebelum penetapan pemenang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Kegiatan verifikasi lapangan dihadiri oleh tim penilai dari KLHK RI, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, tokoh masyarakat, kelompok tani hutan, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan luas terhadap upaya konservasi yang dilakukan Slamet Wahyudi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di LINGKUNGAN