Meulaboh [DESA MERDEKA] – Pemerintah Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, tengah menginisiasi pembangunan sentra budidaya ternak kambing dan domba. Program ambisius dengan target 1.000 individu kambing ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami menganggarkan Rp70 juta untuk program 1.000 kambing ini,” ujar Kepala Desa Kuta Padang, Safrizal, kepada awak media pada Selasa (17/6/2025).
Gampong Kuta Padang, yang juga dikenal sebagai “Gampong Pancasila” dan telah meraih predikat desa teladan, memiliki kawasan agrowisata yang dikembangkan untuk berbagai keperluan edukasi masyarakat dan pelajar. Kawasan ini menjadi lokasi strategis bagi pengembangan program ternak tersebut.

Safrizal, yang akrab disapa Ngoh Jal, menjelaskan bahwa pemilihan kambing sebagai fokus budidaya didasari oleh prospek pasar yang menjanjikan. Meulaboh, ibu kota Aceh Barat, memiliki banyak usaha kuliner kari kambing yang membutuhkan pasokan bahan baku secara berkelanjutan.
“Hingga saat ini, pasokan kambing sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah. Meulaboh hanya menjadi pasar,” ungkap Safrizal. Untuk memanfaatkan peluang ini, pengelolaan BUMDes Kuta Mandiri mengalokasikan 30 persen dari dana desa untuk berbagai program pengembangan, termasuk sektor peternakan.
Saat ini, kawasan agrowisata Gampong Kuta Padang terus berbenah dengan peningkatan infrastruktur. Rencananya, akan ada pengembangan taman edukasi yang dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar Meulaboh.
Selain fokus pada pengembangan ekonomi melalui peternakan dan agrowisata, Safrizal juga menambahkan bahwa pemerintah gampong terus berupaya mengatasi permasalahan klasik masyarakat saat musim penghujan, yaitu banjir kota. Upaya ini dilakukan setelah Gampong Kuta Padang berhasil meraih juara I dalam lomba kebersihan gampong tingkat Aceh Barat.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.