Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 19 Jun 2025 11:15 WIB ·

Kuta Padang Bangun Sentra Ternak Kambing 1.000 Ekor


					Keuchik Kuta Padang Safrizal (Ngoh Jal) memperlihatkan anak kambing budidaya di kawasan Agro Wisata Gampong Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin, 16/6/2025. (Image courtesy:  RRI) Perbesar

Keuchik Kuta Padang Safrizal (Ngoh Jal) memperlihatkan anak kambing budidaya di kawasan Agro Wisata Gampong Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin, 16/6/2025. (Image courtesy: RRI)

Meulaboh [DESA MERDEKA] – Pemerintah Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, tengah menginisiasi pembangunan sentra budidaya ternak kambing dan domba. Program ambisius dengan target 1.000 individu kambing ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan pangan di tingkat desa.

“Kami menganggarkan Rp70 juta untuk program 1.000 kambing ini,” ujar Kepala Desa Kuta Padang, Safrizal, kepada awak media pada Selasa (17/6/2025).

Gampong Kuta Padang, yang juga dikenal sebagai “Gampong Pancasila” dan telah meraih predikat desa teladan, memiliki kawasan agrowisata yang dikembangkan untuk berbagai keperluan edukasi masyarakat dan pelajar. Kawasan ini menjadi lokasi strategis bagi pengembangan program ternak tersebut.

Keuchik Kuta Padang Safrizal (Ngoh Jal) memberi makan ternak kambing di kawasan Agro Wisata Gampong Kuta Padang, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin, 16/6/2025. (Image courtesy RRI).

Safrizal, yang akrab disapa Ngoh Jal, menjelaskan bahwa pemilihan kambing sebagai fokus budidaya didasari oleh prospek pasar yang menjanjikan. Meulaboh, ibu kota Aceh Barat, memiliki banyak usaha kuliner kari kambing yang membutuhkan pasokan bahan baku secara berkelanjutan.

“Hingga saat ini, pasokan kambing sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah. Meulaboh hanya menjadi pasar,” ungkap Safrizal. Untuk memanfaatkan peluang ini, pengelolaan BUMDes Kuta Mandiri mengalokasikan 30 persen dari dana desa untuk berbagai program pengembangan, termasuk sektor peternakan.

Saat ini, kawasan agrowisata Gampong Kuta Padang terus berbenah dengan peningkatan infrastruktur. Rencananya, akan ada pengembangan taman edukasi yang dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar Meulaboh.

Selain fokus pada pengembangan ekonomi melalui peternakan dan agrowisata, Safrizal juga menambahkan bahwa pemerintah gampong terus berupaya mengatasi permasalahan klasik masyarakat saat musim penghujan, yaitu banjir kota. Upaya ini dilakukan setelah Gampong Kuta Padang berhasil meraih juara I dalam lomba kebersihan gampong tingkat Aceh Barat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 165 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Melawan Kemustahilan: Napas Gerilya Sepak Bola Akar Rumput Sumbar

22 September 2026 - 11:02 WIB

Trending di RAGAM