Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 17 Mar 2025 14:54 WIB ·

Tanah Datar Bentuk Satgas Sampah, Targetkan Potensi Ekonomi


					<em>Rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar, Jumat (14/3/2025).</em> Perbesar

Rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar, Jumat (14/3/2025).

Bentuk Satgas Sampah Hingga Nagari, Libatkan Warga dan Targetkan Potensi Ekonomi

Tanah Datar, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar mengambil langkah serius dan masif dalam mengatasi permasalahan sampah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang jangkauannya mencapai tingkat nagari. Komitmen ini ditegaskan Bupati Eka Putra saat memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah di Ruang Rapat Dinas Kominfo Tanah Datar pada Jumat, 14 Maret 2025.

Pembentukan Satgas ini menjadi strategi utama Pemkab untuk memastikan penanganan sampah dapat dilakukan secara efektif, terjangkau, dan berkelanjutan hingga ke unit masyarakat terkecil. Dengan melibatkan Satgas di tingkat kecamatan dan nagari, diharapkan masalah sampah dapat diatasi langsung dari sumbernya, sehingga mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kami berharap rencana pengelolaan sampah yang terstruktur ini dapat secara signifikan membantu mengurangi masalah sampah yang ada di Kabupaten Tanah Datar,” tegas Bupati Eka Putra.

Pengelolaan Sampah Jadi Sumber Pendapatan
Bupati Eka Putra menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dilihat dari dua aspek penting: menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan potensi ekonomi. Ia mendorong masyarakat dan Satgas yang dibentuk untuk tidak hanya fokus pada pengangkutan, tetapi juga pada proses pengolahan yang menghasilkan nilai tambah.

“Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi harus dimaksimalkan karena dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal ini, Bupati Eka Putra memberikan contoh keberhasilan daerah-daerah lain yang telah sukses mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomis, seperti pupuk kompos, kerajinan daur ulang, bahkan sumber energi. Ia meyakini, dengan pengelolaan yang terencana dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, sampah di Tanah Datar juga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki daya jual tinggi. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Tanah Datar dalam menangani permasalahan sampah secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan memanfaatkan potensi ekonomi yang terkandung di dalamnya.

Satgas Jadi Kunci Implementasi Berkelanjutan
Pembentukan Satgas hingga tingkat nagari menjadi indikator bahwa Pemkab Tanah Datar serius dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang holistik dan terdesentralisasi. Satgas di tingkat nagari akan bertanggung jawab penuh dalam edukasi warga mengenai pemilahan sampah, pengumpulan, dan pengolahan awal di tingkat komunitas.

Dengan adanya Satgas ini, kebijakan satu peta persampahan di Tanah Datar diharapkan dapat terimplementasi secara menyeluruh. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran persampahan juga dapat ditingkatkan. Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada sinergi antara Pemkab, Satgas, dan kesadaran kolektif warga nagari. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan Tanah Datar yang bersih, sehat, dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis daur ulang. Target jangka panjang dari langkah ini adalah menciptakan Kabupaten Tanah Datar sebagai wilayah percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN