Bojongmangu, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Kecamatan Bojongmangu tidak ingin sekadar menjadi wilayah pinggiran. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025, wilayah ini resmi menyodorkan 284 usulan pembangunan strategis hasil aspirasi enam desa. Langkah ini menjadi bukti ambisi Bojongmangu dalam memperkuat fondasi ekonomi melalui sektor pertanian dan pariwisata lokal.
Camat Bojongmangu, Shobirin, menyatakan bahwa ratusan usulan tersebut bukan sekadar daftar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing daerah. Fokus utama tahun ini mencakup penanggulangan kemiskinan, mutu pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur inklusif.
“Kami ingin memastikan setiap aspirasi warga memperkaya dokumen perencanaan yang akan diajukan ke tingkat Kabupaten Bekasi. Kolaborasi adalah kunci agar pembangunan ini memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan,” ujar Shobirin saat membuka acara di halaman kantor kecamatan, Rabu (19/2/2025).
Pertanian dan Wisata Jadi “Senjata” Lokal
Berbeda dengan Musrenbang rutin pada umumnya, Bojongmangu tahun ini memberikan porsi khusus pada penguatan ketahanan pangan dan pengembangan objek wisata lokal. Langkah ini diambil untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan agar tidak hanya bergantung pada sektor industri di wilayah sekitar.
Shobirin menambahkan, tema pembangunan kali ini menitikberatkan pada pelayanan publik yang prima dan ekonomi yang berdaya saing. Infrastruktur dasar yang inklusif—yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali—menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
Media Konsultasi Publik yang Aktif
Musrenbang ini diposisikan sebagai media utama konsultasi publik. Pemerintah kecamatan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal 284 usulan tersebut hingga ke tingkat kabupaten. Hal ini dilakukan agar pembangunan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan tepat sasaran.
“Diharapkan kegiatan ini menghasilkan keputusan strategis yang membawa kemajuan nyata bagi masyarakat. Mari kita kawal bersama agar Bojongmangu semakin maju dan inklusif,” tutup Shobirin.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.