Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 24 Jan 2025 20:15 WIB ·

Desa Sumberdukun Sukses Bikin Eco-Enzyme, Kurangi Sampah Organik


					Desa Sumberdukun Sukses Bikin Eco-Enzyme, Kurangi Sampah Organik Perbesar

Magetan [DESA MERDEKA] – Dalam upaya mengurangi timbunan sampah organik dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, mahasiswa KKN Universitas PGRI Madiun menggelar sosialisasi pembuatan eco-enzyme di Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/1) ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Eco-enzyme, cairan fermentasi dari sampah organik seperti sisa buah dan sayur, telah terbukti efektif sebagai pembersih alami dan pupuk organik. Proses pembuatannya pun terbilang sederhana dan ramah lingkungan.

“Eco-enzyme ini bukan hanya mengurangi sampah, tapi juga bisa jadi solusi untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dalam rumah tangga,” ujar Ade Trisnawati, salah satu narasumber dari tim dosen teknik kimia Universitas PGRI Madiun.

Selama sosialisasi, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung pembuatan eco-enzyme. Dengan bimbingan tim KKN, masyarakat antusias mengikuti setiap langkah, mulai dari pemilihan bahan hingga proses fermentasi.

Kepala Desa Sumberdukun, Kamto, menyambut baik inisiatif mahasiswa ini. “Kami berharap dengan adanya eco-enzyme, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola sampah organik dengan baik. Ini juga bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi desa,” ungkapnya.

Manfaat Eco-Enzyme:

  • Mengurangi sampah organik: Membantu mengatasi masalah sampah yang semakin menumpuk.
  • Pupuk organik: Menyuburkan tanah dan tanaman.
  • Pembersih alami: Dapat digunakan sebagai pengganti deterjen dan pembersih rumah tangga lainnya.
  • Ramah lingkungan: Tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 159 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN