Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

IPTEK · 26 Nov 2025 12:13 WIB ·

4 Desa Hulu Kayan Bebas Blankspot Berkat Starlink


					4 Desa Hulu Kayan Bebas Blankspot Berkat Starlink Perbesar

Pemkab Bulungan Distribusikan Starlink, Perluas Akses Telekomunikasi di Hulu Kayan

Bulungan, Kalimantan Utara [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses telekomunikasi di wilayah terpencil. Sebanyak empat desa di wilayah hulu Sungai Kayan yang selama ini menjadi area blankspot kini resmi menerima perangkat internet berbasis satelit canggih, Starlink. Penyerahan perangkat ini menjadi langkah nyata Pemkab Bulungan untuk mengakhiri keterisolasian informasi di Bumi Tenguyun.

Empat desa penerima manfaat tersebut adalah Desa Long Bia dan Long Peso yang berada di Kecamatan Peso, serta Desa Long Telenjau dan Long Tungu di Kecamatan Peso Hilir.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Publik (DKIP) Bulungan, Hj. Andriana, mengatakan bahwa distribusi perangkat Starlink ini diserahkan langsung kepada kepala desa (Kades) untuk dikelola. Tujuan utama dari inisiatif ini tidak hanya sekadar menyediakan konektivitas bagi masyarakat, tetapi juga untuk secara signifikan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa (pemdes).

“Kehadiran Starlink ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akses internet masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Dengan jaringan yang lebih baik, pelayanan publik di desa akan menjadi jauh lebih cepat dan efisien,” ungkap Andriana.

Dukungan Awal dan Pengelolaan Mandiri Desa
Andriana menjelaskan, Starlink diharapkan dapat mempercepat pembangunan desa, mengurangi kesenjangan digital yang selama ini membatasi akses warga di hulu Sungai Kayan, serta membuka jalan bagi informasi, pendidikan, dan layanan pemerintahan secara lebih mudah.

Sebagai bentuk dukungan awal, DKIP Bulungan menanggung biaya langganan Starlink selama tiga bulan pertama. Langkah ini bertujuan agar pemerintah desa memiliki waktu untuk beradaptasi dan merasakan manfaat penuh dari konektivitas satelit tersebut.

“Setelah periode tiga bulan dukungan awal berakhir, pemerintah desa akan mengelola layanan ini secara mandiri sesuai dengan kebutuhan dan prioritas mereka,” jelasnya.

Pemkab Bulungan berharap besar bahwa kehadiran internet satelit ini benar-benar membuka peluang baru yang setara bagi warga di wilayah terpencil. Ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Pemda Bulungan dalam menghadirkan layanan publik yang merata hingga ke wilayah paling jauh.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah paling jauh di hulu Sungai Kayan, dapat menikmati konektivitas digital yang layak dan setara dengan wilayah lain,” pungkas Andriana. Upaya ini merupakan realisasi dari visi pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan informasi dan peningkatan layanan publik di seluruh wilayah Bulungan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Ubah Limbah Jeruk Busuk Jadi Minyak Atsiri Bernilai

16 Maret 2026 - 10:14 WIB

Bakteri Indigeneus: Kunci Cuan Akuaponik di Lahan Sempit

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Trending di IPTEK