Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 6 Jan 2025 17:16 WIB ·

3.500 Siswa dari 7 Desa se-Bangkalan Nikmati Makan Siang Bergizi Gratis


					3.500 Siswa dari 7 Desa se-Bangkalan Nikmati Makan Siang Bergizi Gratis Perbesar

Bangkalan, Madura [DESA MERDEKA] – Program Makan Siang Gratis yang digagas oleh pemerintah pusat mulai diimplementasikan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 3.500 siswa di tujuh desa di Kecamatan Modung menjadi kelompok pertama yang merasakan manfaat program ini.

Pada hari Senin, 6 Januari 2025, ribuan siswa dari berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta, mulai menikmati menu makan siang bergizi yang disediakan secara gratis. Pelaksanaan program ini disambut antusias oleh siswa, guru, dan masyarakat setempat.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini,” ujar salah seorang siswa SDN Kraton. “Sekarang kami bisa makan siang yang sehat dan bergizi setiap hari.”

Uji Coba Sukses, Perluasan Ditunggu

Sebelum diluncurkan secara resmi, program ini telah melalui tahap uji coba di beberapa sekolah di Kecamatan Modung. Hasil uji coba menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Moh. Yakub, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya memperluas cakupan program Makan Siang Gratis ini. “Target kami adalah seluruh siswa di Kabupaten Bangkalan bisa menikmati program ini,” ujarnya.

Manfaat Program Makan Siang Gratis

Program Makan Siang Gratis diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan gizi anak: Makanan bergizi yang diberikan akan membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan mereka.
  • Meningkatkan konsentrasi belajar: Anak-anak yang telah makan siang akan lebih fokus dalam mengikuti pelajaran di sekolah.
  • Mengurangi angka putus sekolah: Program ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah, terutama karena faktor ekonomi.
  • Meningkatkan perekonomian lokal: Program ini juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya bagi para petani dan peternak yang memasok bahan pangan untuk program ini.
Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM