Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 4 Mar 2026 04:49 WIB ·

Zakat Produktif Pangkalpinang: Ubah Mustahik Jadi Muzaki Mandiri


					Zakat Produktif Pangkalpinang: Ubah Mustahik Jadi Muzaki Mandiri Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang resmi meluncurkan gerakan Fundraising Ramadhan 1447 Hijriah dengan misi besar: memutus rantai kemiskinan melalui zakat produktif. Strategi ini bertujuan agar para penerima bantuan (mustahik) kedepannya mampu mandiri secara ekonomi dan bertransformasi menjadi pembayar zakat (muzaki).

Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, Muhammad Kurnia, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan instrumen peningkatan taraf hidup. Melalui layanan sepenuh hati, Baznas berkomitmen menyalurkan dana umat untuk program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial yang lebih tepat sasaran.

Instruksi Wali Kota: ASN Wajib Jadi Teladan
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, memberikan dukungan penuh dengan mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui saluran resmi Baznas. Menurutnya, pengelolaan zakat secara profesional akan menjamin transparansi dan distribusi yang merata di tengah pemulihan ekonomi.

“Zakat adalah kewajiban sekaligus wujud kepedulian nyata. Dengan menyalurkannya lewat Baznas, kita memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan secara transparan,” ujar Wali Kota dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung OR Pangkalpinang, Selasa (3/3/2026).

Nikmatnya Berbagi, Tentramnya Hati
Gerakan Ramadhan ini mengajak seluruh masyarakat Pangkalpinang untuk tidak ragu menitipkan zakat mal, zakat fitrah, hingga sedekah mereka. Fokus pada “Nikmat Berzakat” diharapkan menciptakan harmoni sosial, di mana muzaki merasa tentram karena hartanya bersih, dan mustahik merasa bahagia karena terbantu.

Optimalisasi dana zakat ini diproyeksikan menjadi bantalan sosial yang kuat bagi warga Pangkalpinang yang masih terdampak kondisi ekonomi global. Baznas memposisikan diri sebagai fasilitator amanah yang siap melayani dengan integritas tinggi demi kesejahteraan umat di Kota Beribu Senyuman.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Simalakama di Kaki Bromo: Saat Penegak Adat Dibui Hukum Negara

8 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Ironi Desa Budaya Bantul Antara Pelestarian Dan Birokrasi

7 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Trending di SOSBUD