Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 21 Mei 2025 08:35 WIB ·

Vasko Ruseimy Targetkan Nagari Creative Hub di Desa


					Vasko Ruseimy Targetkan Nagari Creative Hub di Desa Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gagasan membangun Nagari Creative Hub di desa kini menjadi angin segar bagi digitalisasi pedalaman Sumatera Barat. Langkah berani ini mencuat setelah Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mendadak viral dan merajai daftar trending Google Indonesia dengan lebih dari 1.000 penelusuran. Alih-alih sekadar pamer fasilitas, Vasko mengubah pekarangan rumah dinasnya yang berarsitektur khas Minangkabau dengan atap gonjong memukau menjadi ruang diskusi publik yang inklusif.

Lewat kolaborasi out of the box dalam podcast bertajuk “Uang dan Kekuasaan” bersama triliuner muda Timothy Ronald, cuplikan video mereka langsung menembus For You Page (FYP) TikTok. Namun, esensi utama yang memicu perbincangan warganet bukan sekadar kemewahan visual, melainkan sebuah visi konkret: memindahkan pusat kreativitas digital langsung ke wilayah pedesaan.

Meskipun baru sekitar dua bulan menjabat, Vasko menunjukkan komitmen aktif yang jauh dari sekadar pencitraan politik. Ia mengkritik keras praktik politik uang dan memilih memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi budaya. Salah satu terobosan substansial yang ia tawarkan adalah pendirian Nagari Creative Hub di desa sebagai wadah bagi generasi muda lokal. Melalui infrastruktur internet, pemuda desa difasilitasi untuk memasarkan potensi ekonomi kreatif dan kekayaan budaya nagari secara mandiri tanpa harus merantau ke kota.

Vasko juga menyoroti pentingnya investasi jangka panjang berupa peningkatan kualitas guru dan pembangunan “industri otak” Minangkabau. Bagi Vasko, rendahnya angka Gini Ratio di Sumatera Barat membuktikan kuatnya modal sosial dan ikatan persaudaraan masyarakat yang harus dijaga dari eksploitasi politik. Kekuasaan yang berintegritas harus bermuara pada pemerataan sosial. Melalui konten digital yang reflektif dan berkualitas ini, rumah dinas gonjong tersebut kini resmi bertransisi menjadi simbol ruang publik yang inklusif, tempat di mana gagasan kemajuan desa bermula.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rahasia Labis Wehali Malaka, Melting Point Desa-kota

2 November 2026 - 09:08 WIB

Membaca November Rain dari Pos Ronda Desa

1 November 2026 - 09:57 WIB

Knalpot Jeep di Sawah Menur: Pesta Terakhir Jelang Ajal Agraris

31 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Ayah Wajib Hadir: Formula Miliaran Rupiah Desa Lerep Cegah Fatherless

27 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Resonansi Metafisika Jawa dan Kedaulatan Pangan dari Desa Banyubiru

26 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Ketika Regulasi Kementan Tunduk pada Kuasa Elit Gampong

23 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Trending di SOSBUD