Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

DESA · 12 Jun 2025 23:23 WIB ·

Transparansi Demokrasi Desa: Calon Kades Panggak Darat Sampaikan Visi Misi


					Transparansi Demokrasi Desa: Calon Kades Panggak Darat Sampaikan Visi Misi Perbesar

Batam [DESA MERDEKA] Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, telah memasuki tahapan krusial. Pada Selasa malam, 10 Juni 2025, Balai Desa Panggak Darat menjadi saksi berlangsungnya forum penyampaian visi dan misi dari para calon kepala desa. Acara ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan demokrasi desa yang transparan dan akuntabel, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, perwakilan pemuda, dan warga setempat.

Dua figur utama bersaing dalam Pilkades PAW ini: Parmuzi yang menempati nomor urut 1, dan Syahrani sebagai calon nomor urut 2. Keduanya diberikan kesempatan yang sama untuk memaparkan gagasan dan rencana strategis mereka demi kemajuan Desa Panggak Darat. Kehadiran para calon di hadapan publik ini menegaskan komitmen terhadap proses pemilihan yang terbuka.

Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, menunjukkan dukungan terhadap proses demokrasi di tingkat desa. Di antaranya adalah Camat Lingga, Bapak Abdul Malik; Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panggak Darat; serta Penjabat (Pj) Kepala Desa Panggak Darat. Kehadiran mereka menambah bobot acara dan memperkuat legitimasi tahapan pemilihan.

Penekanan pada Pemahaman Teknis dan Manajerial Calon Pemimpin Desa

Salah satu suara yang menyoroti aspek penting dalam pemilihan ini datang dari Hendra, seorang putra asli Desa Panggak Darat yang kini menjabat sebagai Camat Temiang Pesisir. Menyambut baik forum penyampaian visi misi ini, Hendra secara khusus menekankan esensi pemahaman teknis yang mendalam dari setiap calon kepala desa, melampaui sekadar retorika atau janji-janji manis.

“Visi dan misi adalah harapan dan cara untuk mewujudkannya, namun implementasi di lapangan sering kali membutuhkan pemahaman teknis yang kuat,” ungkap Hendra. Ia menambahkan, “Akan lebih baik jika kita berfokus pada sejauh mana calon kepala desa memahami regulasi dan undang-undang yang mengatur desa. Kemampuan ini vital dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif dan sesuai koridor hukum.”

Hendra juga mengingatkan seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menentukan pilihan pada hari pemilihan. Ia menegaskan urgensi memilih pemimpin yang tidak hanya memahami kebutuhan dasar desa, tetapi juga cakap dalam menjalin komunikasi lintas kelompok masyarakat, serta memiliki kemampuan manajerial yang andal. Pengelolaan potensi ekonomi desa, seperti koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menjadi poin krusial yang ia highlight, mengingat peran strategis lembaga-lembaga tersebut dalam peningkatan kesejahteraan warga.

“Saya hanya memberikan pandangan agar tiga tahun ke depan tidak terulang kejadian serupa atau pengunduran diri akibat ketidakmampuan dalam memimpin dan mengelola pemerintahan desa. Pilihlah pemimpin yang dekat dengan rakyat, mampu berbaur dengan pemuda, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat. Hindari memilih figur yang hanya pandai berbicara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hendra menitipkan pesan penting bagi siapa pun calon yang nantinya terpilih sebagai Kepala Desa Panggak Darat. Ia berharap pemimpin baru akan memiliki sikap terbuka, komunikatif, dan profesionalisme tinggi, mampu memisahkan persoalan pribadi dari tugas utama sebagai abdi masyarakat. “Seorang pemimpin harus mudah diajak komunikasi, memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, dan tidak mencampuradukkan masalah personal dengan tanggung jawab jabatan,” imbuhnya.

Sebagai informasi tambahan, Pilkades PAW Desa Panggak Darat dijadwalkan akan dilaksanakan pada 18 Juni 2025. Pemilihan ini diselenggarakan menyusul pengunduran diri kepala desa sebelumnya, dan saat ini jabatan kepala desa diisi oleh pejabat pengganti sementara hingga terpilihnya kades definitif. Pilkades ini diharapkan menjadi momentum strategis bukan hanya untuk pergantian pemimpin, tetapi juga sebagai fondasi bagi pembenahan menyeluruh dan pembangunan desa yang lebih baik, inklusif, serta berkelanjutan di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gak Cuma Healing, Mahasiswi PNP Turun Gunung Upgrade UMKM Paingan!

14 Mei 2026 - 22:13 WIB

Prahara di Desa Sisi: Pelayanan Kesehatan Lumpuh Akibat Politisasi?

13 Mei 2026 - 06:28 WIB

Ironi Desa Loleo: Dana Rakyat Menjadi Ladang Kekayaan Elit Lokal

10 Mei 2026 - 18:42 WIB

Wajah Baru Parlemen Bantarjaya: Kompetisi Sehat Demi Kemajuan Desa

8 Mei 2026 - 18:05 WIB

Audit Dana Desa Sungai Ulu: Bukan Sekadar Urusan Kertas

8 Mei 2026 - 06:25 WIB

Satu Dekade Dana Desa: Lampung Selatan Jadi Etalase Nasional

8 Mei 2026 - 01:01 WIB

Trending di DESA