Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, kembali membuktikan diri sebagai “pabrik” talenta sepak bola nasional yang tak pernah habis. Melalui pembukaan turnamen Tompobulu Cup I di Lapangan Sapa Bintoeng, Banyorang, Minggu (16/7/2023), wilayah berjuluk Butta Toa ini resmi memulai misi pencarian bakat baru untuk mengikuti jejak sukses Irfan Jaya dan Sandi Sute.
Turnamen yang digagas oleh Pemuda Tompobulu bekerja sama dengan Dispora, Askab PSSI Bantaeng, KNPI, dan Karang Taruna ini bukan sekadar ajang adu taktik di lapangan hijau. Acara ini diproyeksikan menjadi instrumen strategis untuk memoles bibit unggul dari pelosok desa agar mampu menembus panggung elite sepak bola Indonesia, bahkan dunia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantaeng, Drs. Abdullah, M.Si, menegaskan bahwa Bantaeng memiliki DNA juara. “Kita punya Irfan Jaya dari Desa Bonto Maccini dan Sandi dari Desa Bonto Daeng. Turnamen ini adalah wadah agar bibit-bibit unggul kita muncul ke permukaan dan membanggakan Bantaeng di masa depan,” ujarnya mewakili Bupati Bantaeng.

Sepak Bola Sebagai Penggerak Ekonomi Desa
Sudut pandang menarik lainnya yang ditekankan dalam turnamen ini adalah dampak ekonomi bagi masyarakat Tompobulu. Kehadiran klub-klub dari luar daerah dan penonton yang memadati tribun lapangan diyakini mampu menghidupkan sektor UMKM dan perputaran uang di tingkat kecamatan. Sepak bola di Bantaeng kini bukan lagi sekadar hiburan, melainkan objek ekonomi kerakyatan.
Turnamen ini dibuka secara meriah dengan pertandingan eksibisi antara Tompobulu Legend FC melawan Oldstar Persiban Bantaeng. Laga tersebut dimenangkan oleh Oldstar Persiban dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal Anwar Deco. Menariknya, gol perdana ini langsung diganjar bonus tunai dari anggota DPRD yang hadir, menambah tensi semangat kompetisi sejak hari pertama.

Mimpi Menuju Piala Dunia
Bagi masyarakat Bantaeng, turnamen kelas kecamatan seperti Tompobulu Cup I adalah langkah awal dari mimpi besar: melihat putra daerah berlaga di Piala Dunia. Partisipasi aktif berbagai elemen, mulai dari pejabat daerah, pihak keamanan, hingga mahasiswa KKN Unhas Angkatan 110, menunjukkan dukungan kolektif terhadap pembangunan karakter generasi muda melalui olahraga.
Dengan pembinaan yang konsisten dari level desa, ambisi Bantaeng untuk menyumbang pemain bagi Timnas Indonesia bukan lagi impian kosong, melainkan target yang sedang dikerjakan secara nyata.


Hasan Habibu Lahir di Bantaeng Sulawesi Selatan 1 Januari 1975.
Pendidikan S1 STAI Al-furqan Makasar / Jurusan Pendidikan Agama Islam. lulus tahun 2016
Selain sebagai Pendamping Lokal Desa beberapa Organisasipun terlibat di dalamnya, DA’I KAMTIBMAS POLRES BANTAENG bidang KOMUNIKASI ANTAR LEMBAGA, FORUM DA’I POLSEK TOMPOBULU SBG PENASEHAT, IKATAN PELAJAR MUHAMNADIYAH SBG ANGGOTA.
Beberapa penghargaan di raih seperti juara terbaik dua Tingkat Kabupaten Bantaeng Sebagai Tim Pengelolah Kegiatan / TPK 2011. Penghargaan Kapolres sebagai Relawan Covid-19 tahun 2020.
Penghargaan MPR RI dalam sosialisasi Pancasila dan UUD 45 Negara kesatuan RI dan bhinneka tunggal Ika tahun 2011. Dll


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.