Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 18 Jul 2023 10:16 WIB ·

Tak Mau Sia-siakan Momen JFC, DPMD Jember Gelar Rapat Koordinasi Bahas Persiapan Pameran Produk Unggulan Desa


					Tak Mau Sia-siakan Momen JFC, DPMD Jember Gelar Rapat Koordinasi Bahas Persiapan Pameran Produk Unggulan Desa Perbesar

desamerdeka.id – JEMBER : Event Internasional Jember Fashion Carnival (JFC) yang akan dilaksanakan pada 4-6 Agustus 2023, menjadi momentum bagi desa untuk tampilkan produk unggulan. Hal inilah yang menjadi pembahasan rapat koordinasi yang diselenggarakan DPMD Jember hari ini (17/7) bersama pejabat pemerintah kecamatan dan pendamping desa yang ada di 28 kecamatan bertempat di Aula Kantor DPMD Jember.

Rapat yang dimulai pada pukul 12.30 WIB ini dibuka oleh Poerwahjoedi, selaku Kabid PMD di DPMD Jember, dan juga dihadiri oleh Tim JFC serta Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Jember.

“Ini adalah event yang patut kita banggakan, karena ini adalah ajang promosi potensi desa. Tiap kecamatan nanti menampilkan produk unggulan desa masing-masing” ujar Poerwahjoedi.

Dalam rapat ini, Tim JFC menyampaikan bahwa kegiatan promosi produk unggulan desa yang merupakan formulasi hasil kerjasama antara JFC, DPMD Jember, dan pendamping desa, pada event JFC tahun 2023 ini adalah kegiatan tahun ke-II, yang mana tahun ke-I dilaksanakan pada JFC tahun 2022.

Dalam penjelasannya, Dodik Merdiawan, selaku Koordinator TPP Jember, menyampaikan tentang teknis kegiatan, kebutuhan pendanaan yang dibutuhkan, serta pencatatan dalam pengelolaan keuangan.

“Pameran produk unggulan desa pelaksanaannya efektifnya 3 hari, tanggal 3 – 6 (Agustus, red). Tanggal 3 kita melakukan penataan produk yang akan dipamerkan. Tanggal 4 – 6 eventnya, mulai 09.30 sampai dengan 22.00 WIB” ujar Dodik.

“Tendanya nanti disiapkan panitia kabupaten, sifatnya sewa. Kalau ditahun lalu 2 kecamatan jadi 1 tenda, tapi sekarang tidak, 1 kecamatan 1 tenda.” lanjutnya.

“Sumber pelaksanaan dibebankan pada APBDes 2023. Kode kegiatannya pos anggarannya ada di nomenklatur kode 3.2.3, yang rata-rata desa sudah menganggarkan. Bagaimana yang tidak menganggarkan, maka diambilkan pada kode 1.1.8, apa ini, yaitu operasional pemerintah desa 3% yang bersumber dari dana desa” ucap Dodik menambahkan. [WIA]

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 29 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Diduga Beda Nama, Ijazah Balon Kades Karangsegar Dipersoalkan

19 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Warga Lubuk Minturun Desak DPRD Sumbar Benahi Sekolah

19 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Dilema UMKM Nagari Pangian Lintau Buo Menembus TikTok Shop

18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Trending di KABAR DESA