PADANG,Sumatera Barat ( DESA MERDEKA) — Komitmen mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih di Kota Padang kian menguat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Iqra Chissa Putra, tampil di garis depan dengan menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan SPAM Taban III.
Iqra turun langsung ke lapangan mendampingi anggota DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau proyek strategis tersebut, Senin (27/4/2026). Kehadiran keduanya menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan SPAM Taban III bukan sekadar proyek biasa, melainkan prioritas penting yang dikawal lintas level pemerintahan.
Dalam peninjauan itu, Iqra Chissa menegaskan bahwa DPRD Sumbar tidak hanya mendukung, tetapi juga siap mengawal penuh agar proyek berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal kepastian akses air bersih bagi warga. Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya, tanpa lagi khawatir soal pasokan air,” tegas Iqra.
Ia menekankan, air bersih adalah kebutuhan mendasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Karena itu, percepatan pembangunan SPAM Taban III dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan kebutuhan air yang terus meningkat di Kota Padang.
Lebih jauh, Iqra juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus benar-benar dimaksimalkan agar hasilnya optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, proyek SPAM di kawasan Palukahan, Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, diproyeksikan meningkatkan kapasitas produksi air bersih dari 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik.
Zigo Rolanda mengungkapkan, proyek tersebut kini telah memasuki tahap lelang dan ditargetkan mulai terkontrak pada Mei mendatang, dengan total anggaran mencapai Rp284 miliar untuk dua tahun.
“Pekerjaan ini mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air, jaringan pipa, reservoar hingga perbaikan intake melalui BWSS,” jelasnya.
Ia menambahkan, proyek ini merupakan bagian dari program rehabilitasi pascabencana yang juga berfokus pada peningkatan kualitas air dan pengendalian banjir di aliran Batang Kuranji hingga Batang Lubuk Laweh.
Dukungan juga datang dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang menyebut proyek ini sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terkait layanan air bersih yang sempat menurun akibat dampak bencana.
“Kami berharap pembangunan SPAM ini bisa segera berjalan setelah proses lelang selesai,” ujarnya.
Selain SPAM Taban III, perhatian juga diarahkan pada pengembangan SPAM di kawasan Universitas Andalas serta pengelolaan limbah di TPST Air Dingin melalui proyek Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan mulai dilelang dalam waktu dekat.
Dengan dorongan kuat dari DPRD Sumbar, khususnya peran aktif Iqra Chissa, pembangunan SPAM Taban III diharapkan menjadi solusi nyata bagi krisis air bersih dan membuka babak baru peningkatan layanan dasar bagi masyarakat Kota Padang. ( H)


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.