Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 17 Jan 2026 15:11 WIB ·

Sutrisno Nahkodai PPDI Gondang: Era Baru Inovasi Birokrasi Desa


					Sutrisno Nahkodai PPDI Gondang: Era Baru Inovasi Birokrasi Desa Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur[DESA MERDEKA] Wajah birokrasi tingkat desa di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, resmi memasuki babak baru. Dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang berlangsung pada Sabtu (17/1/2026), Sutrisno, perangkat Desa Kiping, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Gondang untuk periode 2026-2031.

Terpilihnya Sutrisno bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan sinyal kuat akan adanya transformasi organisasi yang lebih berani. Dikenal sebagai sosok yang vokal namun tetap menjunjung tinggi integritas, Sutrisno membawa harapan besar bagi para perangkat desa yang menginginkan adanya keseimbangan antara tuntutan beban kerja dan kesejahteraan.

Mendobrak Stagnasi dengan Visi Mandiri
Dalam sambutan perdananya, Sutrisno menegaskan bahwa PPDI di bawah kepemimpinannya tidak akan menjadi organisasi yang pasif. Ia mengusung visi transformasi yang menekankan pada kemandirian dan kewibawaan perangkat desa. Baginya, martabat organisasi hanya bisa dibangun jika kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa mampu menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

“PPDI bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi rumah besar untuk saling menguatkan. Fokus utama saya adalah memastikan kesejahteraan anggota terjaga sekaligus mendorong peningkatan kapasitas SDM agar pelayanan kepada warga desa jauh lebih profesional,” ujar Sutrisno di hadapan para delegasi.

Digitalisasi dan Advokasi: Dua Pilar Utama
Kepemimpinan Sutrisno langsung dihadapkan pada realitas tantangan birokrasi masa kini. Ada tiga agenda besar yang menjadi prioritas jangka pendeknya:

  • Digitalisasi Pelayanan: Mendorong seluruh perangkat desa untuk mengadopsi teknologi informasi guna mempercepat administrasi publik.
  • Advokasi Hukum: Memberikan perlindungan hukum bagi perangkat desa serta memperjuangkan kejelasan regulasi terkait hak-hak anggota.
  • Sinergi Strategis: Menjalin komunikasi horizontal dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten tanpa menghilangkan daya kritis organisasi.

Dukungan pun mengalir deras, salah satunya dari Kepala Desa Kiping, Sumanto, yang hadir mewakili Ketua PKDI. Ia berharap PPDI mampu menjadi mitra kritis pemerintah yang solutif. “Kami butuh mitra yang solid untuk menyukseskan pembangunan desa. Saya melihat potensi besar pada ketua terpilih untuk menyatukan visi tersebut,” ungkapnya.

Muscam ditutup dengan suasana penuh keakraban. Momentum ini menandai garis start bagi PPDI Gondang untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat di Bumi Tulungagung. (har)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rebutan Kursi BPD Sidodadi Banyuwangi: Dusun Krajan Memanas!

24 Juli 2026 - 18:47 WIB

TMMD Hadirkan NIB Gratis, UMKM Kesongo Naik Kelas

24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kuota Perempuan Terjaga, Wajah Inklusif BPD Desa Purorejo

24 Juli 2026 - 13:34 WIB

Sawah, Sejarah, dan Siasat Watugede Mandiri Tanpa Subsidi

23 Juli 2026 - 08:14 WIB

Rahasia Sukses Desa Banjararum: Administrasi Tertib, Ekonomi Melejit

22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Bukan Proyek Fisik, Toyomarto Alokasikan Dana Desa Berbasis Bukti

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di DESA