Tulungagung, Jawa Timur[DESA MERDEKA] – Wajah birokrasi tingkat desa di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, resmi memasuki babak baru. Dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang berlangsung pada Sabtu (17/1/2026), Sutrisno, perangkat Desa Kiping, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Gondang untuk periode 2026-2031.
Terpilihnya Sutrisno bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan sinyal kuat akan adanya transformasi organisasi yang lebih berani. Dikenal sebagai sosok yang vokal namun tetap menjunjung tinggi integritas, Sutrisno membawa harapan besar bagi para perangkat desa yang menginginkan adanya keseimbangan antara tuntutan beban kerja dan kesejahteraan.
Mendobrak Stagnasi dengan Visi Mandiri
Dalam sambutan perdananya, Sutrisno menegaskan bahwa PPDI di bawah kepemimpinannya tidak akan menjadi organisasi yang pasif. Ia mengusung visi transformasi yang menekankan pada kemandirian dan kewibawaan perangkat desa. Baginya, martabat organisasi hanya bisa dibangun jika kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa mampu menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.
“PPDI bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi rumah besar untuk saling menguatkan. Fokus utama saya adalah memastikan kesejahteraan anggota terjaga sekaligus mendorong peningkatan kapasitas SDM agar pelayanan kepada warga desa jauh lebih profesional,” ujar Sutrisno di hadapan para delegasi.
Digitalisasi dan Advokasi: Dua Pilar Utama
Kepemimpinan Sutrisno langsung dihadapkan pada realitas tantangan birokrasi masa kini. Ada tiga agenda besar yang menjadi prioritas jangka pendeknya:
- Digitalisasi Pelayanan: Mendorong seluruh perangkat desa untuk mengadopsi teknologi informasi guna mempercepat administrasi publik.
- Advokasi Hukum: Memberikan perlindungan hukum bagi perangkat desa serta memperjuangkan kejelasan regulasi terkait hak-hak anggota.
- Sinergi Strategis: Menjalin komunikasi horizontal dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten tanpa menghilangkan daya kritis organisasi.
Dukungan pun mengalir deras, salah satunya dari Kepala Desa Kiping, Sumanto, yang hadir mewakili Ketua PKDI. Ia berharap PPDI mampu menjadi mitra kritis pemerintah yang solutif. “Kami butuh mitra yang solid untuk menyukseskan pembangunan desa. Saya melihat potensi besar pada ketua terpilih untuk menyatukan visi tersebut,” ungkapnya.
Muscam ditutup dengan suasana penuh keakraban. Momentum ini menandai garis start bagi PPDI Gondang untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat di Bumi Tulungagung. (har)

jurnalis yang berusaha menjaga Marwah

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.