Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 23 Feb 2026 05:18 WIB ·

Suntikan Rp18,9 Triliun dan Sekolah Rakyat bagi Warga Pasaman


					Suntikan Rp18,9 Triliun dan Sekolah Rakyat bagi Warga Pasaman Perbesar

Pasaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Wajah pembangunan Sumatera Barat sedang bersiap mengalami lonjakan drastis. Saat melakukan Safari Ramadan di Masjid An Nur, Kampung Batu Karut, Pasaman, Minggu (22/2/2026), Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, membawa kabar segar mengenai alokasi anggaran pusat sebesar Rp18,9 triliun. Dana raksasa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan difokuskan untuk membenahi urat nadi infrastruktur seperti jalan dan jembatan di seluruh wilayah provinsi.

Namun, Vasko menegaskan bahwa membangun Sumbar tidak melulu soal aspal dan semen. Di hadapan jamaah, ia memperkenalkan konsep “Sekolah Rakyat”, sebuah terobosan pendidikan gratis dengan fasilitas mewah yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dirancang untuk memastikan kemiskinan tidak lagi menjadi penghalang bagi anak muda Pasaman untuk mengenyam pendidikan berkualitas.

Mimpi Harvard dari Sekolah Garuda
Selain Sekolah Rakyat, Pemerintah Provinsi Sumbar juga tengah menggodok Sekolah Garuda. Program ini merupakan jalur prestasi yang dipersiapkan secara khusus untuk mencetak generasi emas Minang agar mampu menembus universitas kasta tertinggi dunia, seperti Harvard dan Stanford University.

“Harapannya, anak-anak Sumatera Barat bisa melanjutkan ke kampus terbaik dunia. Ini adalah bagian dari arah kebijakan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang melalui pendidikan,” ujar Vasko.

Safari Ramadan: Lebih dari Sekadar Seremonial
Kunjungan ini juga dibarengi dengan aksi nyata berupa penyerahan bantuan senilai Rp25 juta, puluhan Al-Qur’an, dan paket sembako. Bagi Vasko, Safari Ramadan adalah momentum “jemput bola” untuk mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus mensosialisasikan program makan bergizi gratis serta pengembangan kampung nelayan yang sedang digulirkan pemerintah.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kehadiran pimpinan provinsi ke pelosok Pasaman, termasuk bantuan bedah rumah di Jorong Tokopado, memberikan bukti bahwa pemerintah hadir secara fisik dan kebijakan. Momentum ini menjadi jembatan bagi warga Pasaman untuk mengetahui secara transparan ke mana arah pembangunan daerah mereka dalam beberapa tahun ke depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Trending di KABAR PEMDA