Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

JALAN JAJAN · 25 Mar 2025 00:34 WIB ·

Sumbar Genjot Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fokus Pengembangan Destinasi dan Digitalisasi


					Sumbar Genjot Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fokus Pengembangan Destinasi dan Digitalisasi Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, menegaskan potensi besar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya. Meskipun demikian, kedua sektor ini masih menghadapi tantangan yang perlu diatasi melalui strategi terintegrasi.

“Potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Sumbar sangat besar, namun terkendala fasilitas yang belum memadai dan promosi yang kurang maksimal,” ujar Wagub, Senin (24/5/2025).

Menurutnya, pengelolaan destinasi wisata perlu ditingkatkan agar lebih menarik dan berkelanjutan. Pelaku ekonomi kreatif pun menghadapi masalah klasik seperti keterbatasan modal, pelatihan, dan pemasaran digital.

Pemprov Sumbar telah merumuskan beberapa strategi konkret untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama, memfasilitasi pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas dengan standar CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment).

“Penerapan standar CHSE di seluruh destinasi wisata akan kami dorong untuk kenyamanan wisatawan,” katanya.

Kedua, memperkuat konsep wisata halal melalui sertifikasi dan pengembangan fasilitas yang sesuai kebutuhan wisatawan Muslim, sejalan dengan tren global.

Ketiga, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan peningkatan layanan pariwisata, guna memperluas jangkauan pemasaran hingga internasional.

Keempat, melaksanakan program sertifikasi kompetensi bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kualitas layanan dan produk.

Visi jangka panjangnya adalah menjadikan Sumbar sebagai pusat kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) terkemuka di wilayah barat Indonesia. Langkah ini diharapkan mendongkrak ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami, bersama Gubernur Mahyeldi, optimis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi motor penggerak ekonomi Sumbar dalam beberapa tahun ke depan,” tutup Wagub. (H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Nagari Anduriang Siap Jadi Destinasi Wisata Halal Unggulan

15 Juni 2026 - 08:54 WIB

Pasar Kampung Samiler: Branding Unik Desa Wisata Wonosunyo

15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Paket Wisata Hotel Mewah Wajib Gandeng Desa Wisata

17 Mei 2026 - 21:31 WIB

Mentawai: Menata Surga Dunia Agar Desa Tak Terpinggirkan

13 Mei 2026 - 09:40 WIB

Terobosan Guru MGMP IPS: Ubah Benteng Tua Jadi Ruang Kelas

2 Mei 2026 - 08:19 WIB

Trending di JALAN JAJAN