Kampung Adat Pajoreja di Kaki Ebulobo Promosi Pariwisata Digital
Nagekeo, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Ululoga, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), sukses membawa destinasi Kampung Adat Pajoreja di bawah kaki Gunung Ebulobo mendunia melalui pemanfaatan pariwisata digital. Langkah adaptif ini diapresiasi oleh Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do sebagai upaya “gaspol” dalam percepatan pariwisata daerah.
Kepala Desa Ululoga, Petrus Leko, menegaskan bahwa penggunaan website desa sejak tahun 2022 menjadi salah satu upaya utama untuk memperkenalkan potensi desa kepada khalayak luas.
“Semua potensi pariwisata, khususnya Kampung Pajoreja, kami tuliskan di website desa. Tujuannya tentu untuk promosi desa dan ini sudah berjalan sejak tahun 2022,” ujar Petrus Leko.
Pemuda Pelopor Virtual Tourism dan CHSE
Promosi pariwisata digital ini diimplementasikan dalam bentuk virtual tourism dengan memanfaatkan foto dan video berbasis internet yang terintegrasi di website desa. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wonga Sela yang diisi oleh para pemuda desa menjadi ujung tombak promosi ini.
Valentina Beka, Sekretaris Pokdarwis Wonga Sela, menjelaskan bahwa virtual tourism ini memberikan gambaran komprehensif kepada calon pengunjung mengenai potensi wisata Pajoreja dengan konsep dasar pariwisata Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE).
“Kami memanfaatkan virtual tourism agar para pengunjung bisa mendapat gambaran utuh tentang potensi wisata dengan konsep dasar pariwisata CHSE,” kata Valentina saat dihubungi dari Labuan Bajo.
Keberhasilan strategi digitalisasi ini terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pajoreja. Valentina menyebutkan bahwa banyak wisatawan yang datang setelah mengetahui keberadaan kampung ini dari internet.
Pokdarwis Wonga Sela bahkan telah mengembangkan paket-paket wisata yang dipromosikan secara digital dan menyiapkan aplikasi visitor digital untuk mencatat registrasi pengunjung secara lebih modern. Penggunaan teknologi ini sangat membantu dalam pengelolaan dan pendataan wisatawan.
Dukungan Bupati dan Visi Pariwisata Nagekeo
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Ululoga dan Pokdarwis Wonga Sela atas kepekaan dan kemampuan mereka beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Bupati yang akrab disapa Don ini menyambut baik fokus pemerintah desa pada isu kepariwisataan, sejalan dengan salah satu konsep pariwisata utama Kabupaten Nagekeo, yakni Ring of Ebulobo Tourism.
Ia secara khusus mendorong anak-anak muda di Nagekeo untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Pariwisata itu harus gerak cepat dan gaspol,” tegas Bupati optimistis, menekankan bahwa peran pemuda dan teknologi sangat penting dalam mendorong percepatan pengembangan pariwisata di daerah ini.
Kesuksesan Desa Ululoga melalui Pajoreja menjadi contoh nyata bagaimana digitalisasi dapat membuka akses dan peluang bagi desa wisata di wilayah terpencil untuk bersaing dan menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.