Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

JALAN JAJAN · 30 Mei 2026 05:43 WIB ·

Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang


					Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang Perbesar

Bukittinggi, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Ikon kebanggaan Ranah Minang, Jam Gadang, bersiap merayakan usia satu abadnya. Bukan sekadar menara jam, monumen bersejarah hadiah Ratu Wilhelmina tahun 1926 ini menjadi pusat perhatian dalam agenda besar peringatan 100 tahun Jam Gadang yang akan digelar pada 3 hingga 21 Juni 2026 mendatang. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa momentum ini adalah “panggung” untuk memperkuat identitas budaya sekaligus memacu mesin ekonomi kreatif daerah ke kancah global.

Bagi generasi muda dan pelaku UMKM, ini bukan sekadar perayaan seremonial. Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi agar perayaan ini memberikan dampak riil bagi masyarakat. “Kita ingin momentum ini jadi ruang refleksi sejarah sekaligus penguatan kolaborasi. Dampak ekonominya harus dirasakan pelaku UMKM dan sektor pariwisata,” ujarnya dalam rapat persiapan bersama Pemerintah Kota Bukittinggi.

Rangkaian acara yang disiapkan sangat kekinian dan sangat relevan dengan selera Gen Z hingga generasi kolonial. Agenda seperti Minangkabau Literacy Festival 2026, Bukittinggi East Film Festival, hingga Jam Gadang Fun Run dirancang untuk menarik perhatian publik nasional maupun mancanegara. Sementara bagi pecinta kuliner, festival kuliner tradisional akan menjadi magnet utama untuk mencicipi kekayaan rasa dari desa-desa di Sumatera Barat.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memastikan bahwa seluruh agenda telah dimatangkan. Peringatan satu abad ini diharapkan mampu menjadi titik balik transformasi hubungan sejarah menjadi kemitraan ekonomi yang menguntungkan. Transformasi ini menjadi krusial agar nilai edukasi dan citra budaya Minangkabau tidak hanya tersimpan di museum, tetapi hidup dan menggerakkan ekonomi masyarakat desa hingga kota.

Ini adalah saat yang tepat bagi para pelaku industri kreatif dan komunitas desa di Sumatera Barat untuk ambil bagian. Mari kita dukung penuh perayaan 100 tahun Jam Gadang agar menjadi magnet wisatawan yang tak terlupakan, sekaligus membuktikan bahwa budaya Minangkabau mampu terus relevan dan berjaya di tengah perubahan zaman. Siapkan dirimu, karena Bukittinggi akan segera menjadi pusat perhatian dunia!

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paket Wisata Hotel Mewah Wajib Gandeng Desa Wisata

17 Mei 2026 - 21:31 WIB

Mentawai: Menata Surga Dunia Agar Desa Tak Terpinggirkan

13 Mei 2026 - 09:40 WIB

Terobosan Guru MGMP IPS: Ubah Benteng Tua Jadi Ruang Kelas

2 Mei 2026 - 08:19 WIB

Bandara Mentawai Diperpanjang Akses Wisata Desa Kian Terbuka

29 April 2026 - 20:40 WIB

Vila Bodong Menjamur, Desa Hanya Jadi Penonton?

26 April 2026 - 13:07 WIB

Racikan Rempah Belakang Rumah: Primadona Baru Wisata Ambarawa

13 April 2026 - 17:51 WIB

Trending di JALAN JAJAN