Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 27 Mei 2025 08:31 WIB ·

Sumbar Gemilang! Dua Kali Berturut-turut Sabet Anugerah Adinata Syariah


					Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, tersenyum bangga usai menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2025 dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Jakarta, Senin (26/5/2025). Prestasi ini mengukuhkan komitmen Sumbar dalam memajukan ekonomi syariah. Perbesar

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, tersenyum bangga usai menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2025 dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Jakarta, Senin (26/5/2025). Prestasi ini mengukuhkan komitmen Sumbar dalam memajukan ekonomi syariah.

Jakarta [DESA MERDEKA] Senyum bangga merekah di wajah Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat menerima trofi Anugerah Adinata Syariah 2025. Penghargaan bergengsi dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini diserahkan langsung di Jakarta, Senin (26/5/2025), menandai pengakuan atas kinerja positif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat dalam menggeliatkan ekonomi syariah di Ranah Minang.

“Alhamdulillah, kami di Sumatera Barat berhasil meraih penghargaan ini. Sungguh, ini sangat relevan dan sesuai dengan karakter serta budaya masyarakat kami yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariah,” ungkap Gubernur Mahyeldi dengan penuh rasa syukur usai seremoni penganugerahan.

Bukan kali pertama Pemprov Sumbar naik podium kehormatan. Tahun 2024 lalu, penghargaan serupa juga berhasil dibawa pulang. Prestasi dua tahun berturut-turut ini, menurut Mahyeldi, menjadi penanda tak terbantahkan akan besarnya komitmen dan keseriusan Pemprov Sumbar dalam mengembangkan serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

Ia menjelaskan lebih lanjut, berbagai upaya pengembangan terus digulirkan setiap tahunnya. Hasilnya pun menggembirakan, kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian daerah terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Meski demikian, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa capaian ini tidak lantas membuat pihaknya berpuas diri. Sosialisasi mengenai pentingnya dan manfaat ekonomi syariah akan terus digencarkan, menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk merangkul generasi muda.

“Terlebih lagi, ada respons yang sangat baik dari kalangan milenial, siswa-siswi kita. Ini membuat kami menjadi semakin bersemangat untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan program,” ujarnya antusias.

Dukungan serupa juga datang dari parlemen daerah. Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, turut menerima penghargaan atas peran besar legislatif dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Sumbar.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi sinergis antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama dalam mengorkestrasi ekosistem ekonomi syariah nasional. “Melalui Anugerah Adinata Syariah, KNEKS terus berupaya mengapresiasi berbagai inisiatif daerah dalam menggali dan memaksimalkan potensi ekonomi syariah di lingkungannya masing-masing. Harapannya, ini dapat memperkuat sinergi, sehingga Indonesia semakin dekat dengan cita-cita menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” tutur Aiyub.

Senada dengan itu, Deputi Direktur Bisnis Digital dan Pusat Data Ekonomi Syariah KNEKS, Dedi Wibowo, menambahkan bahwa saat ini telah terbentuk komite daerah ekonomi dan keuangan syariah di 31 provinsi. “Target kami, dalam waktu dekat akan segera terbentuk di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Regulasi yang mendukung pengembangan ekonomi syariah secara masif pun telah diformulasikan. Kini, kami tengah menyusun masterplan ekonomi keuangan syariah untuk periode 2025–2029,” jelas Dedi.

Acara penganugerahan Adinata Syariah 2025 yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Bapak Ekonomi Syariah Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, dan Menteri BUMN, Erick Thohir, yang semakin mengukuhkan signifikansi acara tersebut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Optimisme Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Trending di RAGAM