Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 19 Jun 2024 17:11 WIB ·

Sumbar Bangun Kawasan Industri Halal, Ekonomi Syariah Menguat!


					Sumbar Bangun Kawasan Industri Halal, Ekonomi Syariah Menguat! Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan industri halal. Gubernur Mahyeldi Ansharullah baru-baru ini mengungkapkan rencana strategis pembangunan Kawasan Industri Halal (KIH). Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem industri halal di ranah Minang.

Gubernur Mahyeldi menyampaikan inisiatif ini saat membuka Workshop Jaminan Produk Halal di Auditorium Gubernuran, Padang, Senin (19/6/2023). “Kita berkomitmen menjadikan Sumbar sebagai pusat industri halal di Indonesia,” tegasnya dengan optimisme.

Lebih lanjut, pembangunan KIH ini selaras dengan pesatnya pertumbuhan industri halal secara global. Sebagai gambaran, data dari Lembaga Konsultan Dinar Standard memproyeksikan konsumsi produk halal di Indonesia akan mencapai angka fantastis pada tahun 2025. Oleh karena itu, Sumbar melihat potensi besar dalam sektor ini.

“Dengan pembangunan KIH, kita tidak hanya memperkuat ekosistem industri halal,” tambah Mahyeldi. “Namun, kita juga membuka peluang investasi yang lebih luas, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.”

Selain fokus pada pembangunan KIH, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya jaminan produk halal bagi konsumen. Menurutnya, hal ini merupakan hak mendasar masyarakat. Kebijakan ini juga sejalan dengan target pemerintah pusat yang mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh produk yang beredar di Indonesia pada tahun 2024.

“Workshop Jaminan Produk Halal yang kita laksanakan hari ini adalah langkah nyata mewujudkan komitmen kita terhadap jaminan produk halal,” ujarnya. Dengan demikian, Sumbar berupaya memastikan kehalalan produk dari hulu hingga hilir.

Kendati potensi industri halal di Sumbar sangat menjanjikan, tantangan infrastruktur yang memadai masih perlu diatasi. Akan tetapi, pemerintah daerah optimis dapat menyelesaikan tantangan ini melalui sinergi dan dukungan dari berbagai pihak terkait. Pengembangan KIH diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi syariah di Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS