Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 4 Feb 2026 12:24 WIB ·

Sumatera Barat-Suriah Bidik Kerja Sama Pendidikan dan Sister City


					Sumatera Barat-Suriah Bidik Kerja Sama Pendidikan dan Sister City Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Di tengah dinamika diplomasi global, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah progresif dengan menjajaki kemitraan strategis bersama Republik Arab Suriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, secara khusus menemui Duta Besar Suriah untuk Indonesia, H.E. Abdulmonem Annan, guna membahas kolaborasi di bidang pendidikan dan skema sister city (kota kembar).

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Selasa (3/2/2026) ini, menandai babak baru bagi “diplomasi daerah” Sumbar. Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Sumbar sangat terbuka terhadap pertukaran mahasiswa, kunjungan akademik, dan kolaborasi riset dengan lembaga pendidikan di Suriah.

“Kami ingin Sumatera Barat menjadi pusat pertukaran ilmu. Kerja sama pendidikan ini diharapkan mampu memberi manfaat timbal balik bagi mahasiswa kedua belah pihak,” ujar Mahyeldi.

Peluang Investasi Intelektual di Suriah
Sudut pandang menarik dari pertemuan ini adalah posisi Suriah yang secara historis memiliki akar pendidikan Islam dan keilmuan yang kuat. Dubes Abdulmonem Annan menyambut hangat inisiatif tersebut dan berkomitmen meningkatkan kuota mahasiswa Indonesia, khususnya dari ranah Minang, untuk menempuh pendidikan di negaranya.

Selain sektor pendidikan, poin krusial yang dibahas adalah rencana sister city. Melalui skema ini, daerah di Sumbar dan provinsi di Suriah dapat berbagi pengalaman dalam pengelolaan sektor ekonomi, budaya, hingga tata kelola wilayah yang memiliki karakteristik serupa.

Mempererat Hubungan Lewat Kolaborasi Antardaerah
Langkah Mahyeldi ini dinilai efektif dalam memposisikan Sumatera Barat sebagai pemain aktif di kancah internasional. Dubes Annan menekankan bahwa hubungan diplomatik Indonesia-Suriah akan semakin kokoh jika didukung oleh interaksi langsung antardaerah.

Kolaborasi ini tidak hanya soal pengiriman pelajar, tetapi juga membuka keran komunikasi bagi sektor lain yang saling menguntungkan di masa depan. Kunjungan akademik ini diharapkan menjadi jembatan bagi transfer pengetahuan dan penguatan hubungan persaudaraan antara masyarakat Sumatera Barat dan Suriah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumbar Ajak Warga Ikuti Aksi Sehat Bersama Parlemen, Banyak Hadiah Menanti

28 September 2026 - 21:40 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Trending di RAGAM