Jakarta [DESA MERDEKA] – Di tengah dinamika diplomasi global, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengambil langkah progresif dengan menjajaki kemitraan strategis bersama Republik Arab Suriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, secara khusus menemui Duta Besar Suriah untuk Indonesia, H.E. Abdulmonem Annan, guna membahas kolaborasi di bidang pendidikan dan skema sister city (kota kembar).
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Selasa (3/2/2026) ini, menandai babak baru bagi “diplomasi daerah” Sumbar. Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa Sumbar sangat terbuka terhadap pertukaran mahasiswa, kunjungan akademik, dan kolaborasi riset dengan lembaga pendidikan di Suriah.
“Kami ingin Sumatera Barat menjadi pusat pertukaran ilmu. Kerja sama pendidikan ini diharapkan mampu memberi manfaat timbal balik bagi mahasiswa kedua belah pihak,” ujar Mahyeldi.
Peluang Investasi Intelektual di Suriah
Sudut pandang menarik dari pertemuan ini adalah posisi Suriah yang secara historis memiliki akar pendidikan Islam dan keilmuan yang kuat. Dubes Abdulmonem Annan menyambut hangat inisiatif tersebut dan berkomitmen meningkatkan kuota mahasiswa Indonesia, khususnya dari ranah Minang, untuk menempuh pendidikan di negaranya.
Selain sektor pendidikan, poin krusial yang dibahas adalah rencana sister city. Melalui skema ini, daerah di Sumbar dan provinsi di Suriah dapat berbagi pengalaman dalam pengelolaan sektor ekonomi, budaya, hingga tata kelola wilayah yang memiliki karakteristik serupa.
Mempererat Hubungan Lewat Kolaborasi Antardaerah
Langkah Mahyeldi ini dinilai efektif dalam memposisikan Sumatera Barat sebagai pemain aktif di kancah internasional. Dubes Annan menekankan bahwa hubungan diplomatik Indonesia-Suriah akan semakin kokoh jika didukung oleh interaksi langsung antardaerah.
Kolaborasi ini tidak hanya soal pengiriman pelajar, tetapi juga membuka keran komunikasi bagi sektor lain yang saling menguntungkan di masa depan. Kunjungan akademik ini diharapkan menjadi jembatan bagi transfer pengetahuan dan penguatan hubungan persaudaraan antara masyarakat Sumatera Barat dan Suriah.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.