Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Komunitas motor di Ambarawa, Kabupaten Semarang, menunjukkan langkah nyata dalam menciptakan kegiatan positif bagi kaum muda. Melalui acara “Skuter Ngopsan”, Forum Pemersatu Komunitas Motor Ambarawa berhasil mengumpulkan ratusan pengendara motor untuk bersilaturahmi, sekaligus menepis stigma negatif yang kerap melekat pada komunitas motor. Acara yang digelar di Angkringan Kita Ambarawa ini dihadiri oleh tak kurang dari 600 orang dan 400-an unit motor, didominasi oleh jenis skuter matik.
Dimas Ananta, salah satu inisiator acara dan mantan anggota All Riders Ambarawa, menjelaskan bahwa “Skuter Ngopsan” merupakan wadah pemersatu bagi 20 tim komunitas motor berbeda. Meski komunitas-komunitas ini memiliki latar belakang dan usia yang beragam—ada yang baru setahun berdiri, ada juga yang sudah lama—mereka bersepakat untuk bersatu dalam satu forum.
“Kami ingin menciptakan forum bagi para pengendara untuk kumpul, riding bareng, dan mengedepankan safety riding,” ujar Dimas. Ia menambahkan bahwa salah satu tujuan utama dari forum ini adalah mengalihkan energi para pemuda dari kegiatan negatif, seperti balap liar yang marak terjadi.
Selain menjadi ajang silaturahmi, komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial. Pada tahun 2020, mereka menggelar bakti sosial dengan menyumbangkan pakaian bekas yang layak pakai kepada anak yatim piatu. Aksi ini menunjukkan bahwa komunitas motor tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dalam acara “Skuter Ngopsan” ini, komunitas juga menggandeng dua brand lokal sebagai sponsor, yaitu DNA Salatiga dan ARM Arumni. DNA, yang merupakan spesialis modifikasi lampu motor, dan ARM, produsen suku cadang motor, turut mendukung acara ini. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan positif komunitas motor juga mampu mengangkat produk lokal ke khalayak luas.
Saat ditanya mengenai harapan ke depan, Dimas Ananta memiliki mimpi besar. “Mimpi besarnya, ada kegiatan yang lebih positif lagi. Masih ada kesenangan lain yang bisa dilakukan daripada kebut-kebutan,” katanya. Ia berharap forum ini dapat terus berkembang dan menjadi literasi bagi anak-anak muda, bahwa komunitas motor bisa menjadi wadah untuk membangun persaudaraan, berbagi informasi, dan melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Komunitas ini juga menegaskan bahwa mereka terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Dengan mengedepankan silaturahmi, mereka berharap bisa mengubah citra komunitas motor yang sering kali diidentikkan dengan hal-hal negatif seperti balap liar, miras, atau dugem. Dimas percaya, selama masih ada forum yang positif, para pengendara motor akan menjauhi hal-hal yang merugikan.



















[…] produk lokal melalui acara “Skuter Nopsan” yang sukses mengumpulkan ratusan peserta. Acara perdana yang digelar di Angkringan Kita Ambarawa ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi dua produsen suku […]