Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Komunitas motor di Ambarawa, Kabupaten Semarang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung produk lokal melalui acara “Skuter Ngopsan” yang sukses mengumpulkan ratusan peserta. Acara perdana yang digelar di Angkringan Kita Ambarawa ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi dua produsen suku cadang dan variasi motor asal Salatiga, Jawa Tengah.
Dimas Ananta, penggagas acara dan mantan anggota All Riders Ambarawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan berbagai komunitas motor, khususnya para pengguna skuter matic, dalam forum positif. “Mimpi besar saya adalah ada kegiatan yang lebih positif lagi, di tengah maraknya kegiatan negatif seperti balapan liar,” ujar Dimas, seraya menyebutkan bahwa acara ini berhasil menarik lebih dari 600 orang dan 400 unit motor dari 20 tim komunitas se-Kabupaten Semarang.

Dua sponsor utama yang mendukung acara ini adalah DNA Salatiga dan ARM (Arumi Motoparts). Keduanya merupakan contoh sukses produk lokal yang berdaya saing global. DNA Salatiga, yang berlokasi di Tingkir, dikenal sebagai spesialis lampu LED variasi untuk mobil dan motor, dengan produk unggulan seperti Bi-LED yang diklaim mampu memberikan pencahayaan lebih terang untuk keamanan berkendara.
Sementara itu, ARM (Arumi Motoparts) yang bermarkas di Tengaran, adalah produsen suku cadang lokal yang produknya telah diekspor ke Filipina, Malaysia, dan Thailand. Dengan teknologi mesin milling dan bubut CNC, ARM mampu memproduksi hingga 13.500 unit suku cadang variasi per hari, termasuk berbagai jenis fitting dan bracket. Dukungan dari dua merek lokal ini menunjukkan bahwa komunitas motor tidak hanya identik dengan hobi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mengangkat produk dalam negeri.
Dimas menekankan pentingnya peran forum seperti “Skuter Ngopsan” dalam mengubah persepsi negatif masyarakat terhadap komunitas motor yang kerap dikaitkan dengan kegiatan seperti dugem atau miras. “Selama masih ada forum yang positif, mereka (anggota komunitas) tidak akan lari ke hal-hal negatif,” tegasnya.
Ia juga berharap acara ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar, termasuk pembentukan legalitas bagi forum komunitas motor agar memiliki wadah yang lebih kuat. Dimas menyampaikan bahwa forum ini terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. “Kita welcome semuanya. Forum ini lebih ke forum silaturahmi, kita bisa ngobrol bareng dan berbagi informasi,” tutupnya, berharap acara ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.