Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 29 Mei 2026 20:25 WIB ·

Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah


					Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup pejabat, sebuah perubahan pola pikir mulai menjalar dari tingkat daerah. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, baru saja membuat langkah berani dengan mengalihkan anggaran kendaraan dinas pribadinya untuk membeli lima unit ambulans gratis bagi warga di Desa Barugbug, Sindanglaya, Menggureja, Tirtayasa, dan Sindangsari. Keputusan ini bukan sekadar gimik politik, melainkan langkah pragmatis untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat atas akses layanan kesehatan yang cepat.

Fenomena “tukar mobil mewah dengan ambulans desa” ini ternyata bukan kasus tunggal. Mengacu pada data 2025, langkah serupa telah menjadi tren positif di berbagai penjuru tanah air. Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Bupati Masinton Pasaribu menunda pengadaan mobil dinas baru demi menyediakan dua unit ambulans bagi Puskesmas di wilayah pelosok. Begitu pula di Bangka Belitung, Gubernur Hidayat Arsani memilih menggeser anggaran Rp3 miliar untuk pengadaan 15 unit ambulans bagi desa-desa terpencil.

Mengapa kebijakan ini menarik bagi kita? Pertama, ini adalah bentuk public service yang nyata. Di saat banyak orang hanya bisa mengeluh, para pejabat ini membuktikan bahwa prioritas anggaran bisa digeser demi keselamatan nyawa warga. Kedua, kebijakan ini didasari kesadaran bahwa fasilitas dinas yang lama seringkali masih sangat layak pakai. Memilih untuk tidak berganti mobil dinas baru adalah bentuk efisiensi yang paling masuk akal bagi keuangan daerah.

Tabel kebijakan pengalihan anggaran di wilayah lain:

Wilayah Pejabat Langkah Konkret
Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu 2 unit ambulans
Bangka Belitung Hidayat Arsani 15 unit ambulans
Subang dr. Maxi 1 unit ambulans desa
Lumajang Thoriqul Haq 29 unit ambulans desa
Situbondo Pemkab Situbondo 38 unit ambulans desa

Inisiatif ini memberikan harapan baru bagi warga desa. Keberadaan ambulans desa secara langsung memotong jarak tempuh dan memangkas waktu tunggu pasien gawat darurat. Bagi masyarakat perdesaan, kebijakan ini bukan sekadar angka atau serah terima kunci, melainkan jaminan bahwa negara hadir di saat mereka paling membutuhkan. Tren ini adalah bukti bahwa pembangunan desa yang inklusif dapat dimulai dari keberanian mengubah prioritas di tingkat atas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ambulans dari Anggaran Dinas: Langkah Berani Bupati Serang

29 Mei 2026 - 18:09 WIB

Sapi Kurban Wabup Tabalong Bahagiakan Warga Desa Lano

29 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sapi Kurban Wapres Berdayakan Peternak Lokal Limapuluh Kota

29 Mei 2026 - 10:20 WIB

Golkar Bekasi Distribusi Hewan Kurban ke 23 Kecamatan

28 Mei 2026 - 18:25 WIB

Gotong Royong 16 Sapi Kurban Masjid Darul Huda

28 Mei 2026 - 16:31 WIB

Sapi Kurban Terbesar Lambo di Pedalaman Pasaman

28 Mei 2026 - 14:28 WIB

Trending di RAGAM