Gubernur Mahyeldi Minta Dukungan Komisi V DPR Tangani Kerusakan Infrastruktur Vital Akibat Bencana
Padang Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, secara langsung meminta dukungan penuh dari Komisi V DPR RI untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital daerah yang rusak parah akibat bencana hidrometeorologi. Permintaan ini disampaikan mengingat terbatasnya anggaran daerah untuk menanggulangi kerusakan serius pada jalan, jembatan, saluran irigasi, bendungan, dan prasarana air bersih.
Mahyeldi memaparkan bahwa dampak bencana terhadap infrastruktur sangat serius, dengan kerugian yang berpotensi meluas ke sektor sosial, ekonomi, dan pangan jika tidak segera ditangani. Apalagi, momentum perayaan Idulfitri yang akan datang diprediksi meningkatkan kebutuhan pangan masyarakat, sehingga kerusakan lahan pertanian dan akses transportasi dapat memengaruhi ketersediaan dan harga pangan di pasaran.
“Bencana ini telah melumpuhkan ekonomi masyarakat, banyak lahan pertanian yang rusak. Oleh sebab itu, perlu percepatan penanganan agar bisa kembali produktif dan tidak berdampak terhadap stok dan harga di pasaran,” ujar Mahyeldi saat rapat bersama Ketua dan Anggota Komisi V DPR RI di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI BIM, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (10/12/2025).
Data Kerusakan Mencapai Ratusan Titik
Berdasarkan hasil pendataan sementara, bencana hidrometeorologi telah menyebabkan kerusakan masif di 16 kabupaten/kota terdampak di Sumbar. Data yang diserahkan Gubernur kepada Komisi V mencakup:
- 154 ruas jalan mengalami kerusakan.
- 124 jembatan mengalami kerusakan.
- 73 prasarana air bersih rusak.
- 23 saluran irigasi rusak.
- 18 bendungan mengalami kerusakan.
“Itu semua tentu perlu penanganan segera agar bisa kembali berfungsi seperti sediakala, sementara kami di daerah memiliki keterbatasan anggaran. Oleh sebab itu, kami mohon dukungan dari Bapak/Ibu Komisi V DPR RI,” ungkap Mahyeldi, menekankan bahwa tanpa intervensi cepat dari pusat, pemulihan akan terkendala.
Komisi V Tinjau Lapangan, Wamen PU Minta Data Akurat
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menyampaikan bahwa kunjungan rombongan dewan merupakan bentuk perhatian serius Komisi V terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana di Sumbar. Ia menjelaskan, sebelum rapat koordinasi ini, rombongan Komisi V telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.
“Kami ingin memastikan apa saja persoalan di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa yang harus diprioritaskan,” ujar Ridwan Bae, menandakan keseriusan dewan dalam membantu proses pemulihan.
Sementara itu, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menegaskan bahwa Pemerintah Daerah perlu segera merampungkan pendataan akhir mengenai dampak dan kerugian bencana secara rinci. Data yang jelas dan akurat sangat penting untuk dijadikan rujukan agar tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dilaksanakan oleh Kementerian PUPR.
“Untuk masuk ke tahap rehap rekon, kita tentu perlu data yang jelas, untuk dijadikan rujukan. Kami di Kementerian PU sudah melakukan itu, daerah tentu juga mesti punya, nanti data tersebut kita cocokkan,” tegas Diana, meminta Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kabupaten/Kota segera memvalidasi data kerusakan.
Rapat penting ini turut dihadiri oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, Bupati Padang Pariaman, John Kenedi Aziz, serta sejumlah perwakilan instansi terkait lainnya.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.