Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 25 Jul 2023 16:48 WIB ·

Siasat Desa Pattallassang Ubah Mata Air Menjadi Rupiah


					Siasat Desa Pattallassang Ubah Mata Air Menjadi Rupiah Perbesar

Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Siapa sangka, di balik rimbunnya Dusun Masarang, Desa Pattallassang, Kabupaten Bantaeng, tersimpan “tambang emas” berbentuk kolam renang. Bukan sekadar proyek infrastruktur, Pemerintah Desa Pattallassang berhasil menyulap sumber mata air abadi menjadi destinasi wisata strategis dengan mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp1 miliar. Langkah ini dianggap sebagai strategi out of the box dalam memanfaatkan aset alam. Di saat banyak daerah kesulitan air akibat kemarau panjang, debit air di lokasi ini justru tetap melimpah. Inilah yang kemudian di lirik sebagai magnet ekonomi baru bagi warga setempat.

Wisata Berbasis Pemberdayaan

Monitoring yang dilakukan oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bantaeng bersama Dinas PMD pada Selasa (25/1/2026), mengonfirmasi bahwa proyek ini bukan sekadar membangun kolam. Alim Isra, salah satu TAPM, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci. “Dana Desa harus memicu ide kreatif. Pembangunan pariwisata dari sumber air yang tak pernah kering ini adalah langkah tepat untuk kemandirian desa,” ujar Alim.

Efek Domino Ekonomi Desa

Amir Ali, Tenaga Ahli lainnya, memproyeksikan adanya “perputaran uang” yang masif di sekitar area kolam. Potensi ekonomi yang bisa digarap warga antara lain: Sektor Jasa: Penyewaan alat renang dan pelampung. Kuliner: Penjualan kue tradisional dan makanan khas Bantaeng. Agrowisata: Pemanfaatan sawah di sekitar kolam sebagai spot foto, area memancing, hingga paket petik sayur segar. Konsep “Rumah Sawah” yang terintegrasi dengan kolam renang ini diharapkan menciptakan pasar mandiri bagi produk lokal, sehingga ketergantungan desa terhadap dana transfer pusat perlahan berkurang.

Pesan Transparansi dan Regulasi

Meskipun inovatif, Amir Ali mengingatkan agar tata kelola keuangan tetap berada dalam koridor regulasi. Pencatatan yang rapi dan transparansi menjadi syarat mutlak agar pemerintah desa dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada dampak jangka panjang. Desa Pattallassang kini menjadi contoh nyata bagaimana dana pemerintah bisa diubah menjadi aset yang menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADesa) secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 155 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS