Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 17 Mei 2025 07:17 WIB ·

Sekolah Garuda: Berburu Pemimpin Masa Depan dari Pelosok Sumbar


					Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan usulan pendirian Sekolah Unggulan Garuda kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto, melalui percakapan virtual didampingi Stafsus Mendikti Saintek, Oki Earlivan. Perbesar

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan usulan pendirian Sekolah Unggulan Garuda kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto, melalui percakapan virtual didampingi Stafsus Mendikti Saintek, Oki Earlivan.

Padang, Sumbar [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat mengamankan kuota pembangunan Sekolah Unggulan Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Proyek strategis nasional yang ditujukan bagi anak-anak berpotensi kecerdasan istimewa ini sengaja dibidik untuk ditempatkan di wilayah kabupaten, guna menjaring talenta terbaik dari kawasan pelosok dan perdesaan.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan langsung usulan resmi tersebut kepada Menteri Dikti Saintek, Prof. Brian Yuliarto, secara virtual pada Kamis (15/5/2025). Guna meyakinkan pusat, Pemprov Sumbar menyodorkan tiga opsi lokasi strategis di luar wilayah perkotaan, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Solok.

Karpet Merah untuk “Industri Otak” di Tingkat Kabupaten
Langkah menempatkan sekolah unggulan di tingkat kabupaten menjadi strategi luar biasa untuk mendekatkan fasilitas kelas dunia ke anak-anak nagari. Karakteristik Sumatera Barat sebagai “industri otak” dinilai sangat cocok dengan ruh program ini. Semangat belajar masyarakat yang tinggi di tingkat akar rumput membutuhkan wadah kompetitif agar mereka memiliki kesempatan setara menembus perguruan tinggi global.

“Kami sangat membutuhkan pendidikan berkualitas tinggi agar anak-anak kami memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi kelas dunia,” ujar Vasko antusias. Respon positif pun langsung dilayangkan Menteri Brian Yuliarto yang mengapresiasi keaktifan kepemimpinan di daerah dalam menjemput bola program pusat.

Asrama Penuh untuk Anak Berbakat dari Desa
Berbeda dengan konsep Sekolah Rakyat naungan Kemensos yang fokus memutus kemiskinan struktural, Sekolah Garuda didesain khusus sebagai inkubator calon pemimpin bangsa. Kurikulumnya dirancang intensif dengan penguatan pada bidang sains, teknologi, serta penguasaan bahasa asing secara fasih.

Fasilitas komprehensif berupa asrama penuh dan beasiswa menjadi solusi nyata bagi kendala geografis yang dialami pelajar berprestasi dari wilayah perdesaan. Kehadiran Sekolah Garuda di tingkat kabupaten ini diharapkan mampu melengkapi ekosistem pendidikan Sumatera Barat dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdaya saing global tanpa kehilangan akar daerahnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumbar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Desa Semakin Berdaya

28 Mei 2026 - 14:21 WIB

Digitalisasi Pendidikan Sumatera Barat: Kelas IT Mulai Diuji Coba

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana

23 Mei 2026 - 09:01 WIB

Bekas Gudang Pakan Sapi Jadi Ruang Belajar Desa

22 Mei 2026 - 18:13 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Jadi Laboratorium Mitigasi Bencana Digital

19 Mei 2026 - 21:24 WIB

Investasi Gizi Anak Jaar Demi Masa Depan Barito Timur

18 Mei 2026 - 19:38 WIB

Trending di PENDIDIKAN