Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 8 Okt 2025 20:11 WIB ·

Sayuran Petani Milenial Ludes di Kantor Gubernur Sumbar


					Sayuran Petani Milenial Ludes di Kantor Gubernur Sumbar Perbesar

Terjual dalam Empat Jam

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Ratusan paket sayuran segar hasil panen petani milenial ludes terjual hanya dalam waktu empat jam di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumbar ini mendapat apresiasi tinggi dari para petani muda maupun pembeli, menunjukkan adanya manfaat ekonomi langsung dan prospek cerah bagi regenerasi sektor pertanian daerah.

Penjualan cepat ini menjadi penanda positif bahwa terobosan memfasilitasi pasar bagi petani milenial adalah langkah efektif. Salah satu petani yang merasakan dampak langsung adalah Hariyanda Ade Sagita (29), pemilik Hortisius Agriculturae Centrum.

“Saya sudah empat tahun menjadi petani, dan kendala terbesar yang kerap kami hadapi adalah sulitnya mencari pasar. Alhamdulillah, terobosan dari Pemprov Sumbar ini mengizinkan kami memasarkan produk sayuran langsung ke berbagai instansi pemerintah, termasuk di Kantor Gubernur,” ujar Hariyanda penuh semangat.

Ia menyebut, sebanyak 300 paket sayuran yang dibawanya hari itu habis terjual hanya dalam empat jam. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan bagi generasi muda.

“Jika kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin, petani milenial akan semakin bergairah. Tidak ada lagi alasan untuk menganggur. Anak muda harus berani mengambil peran di pertanian modern,” tegasnya.

Inisiatif Proyek Perubahan dan Regulasi Payung Hukum
Kegiatan fasilitasi pasar ini merupakan bagian dari proyek perubahan yang digagas oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Mursalim, saat mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I. Proyek ini berfokus pada ide besar memajukan sektor pertanian Sumbar melalui penerapan teknologi, digitalisasi, dan regenerasi petani.

Mursalim menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan mengubah persepsi publik terhadap pertanian. “Selama ini pertanian sering dipersepsikan sebagai pekerjaan kumuh. Padahal, dengan pendekatan teknologi dan inovasi, pertanian justru bisa menjadi profesi yang menjanjikan secara ekonomi,” jelas Mursalim.

Ia menambahkan, melalui kegiatan penjualan langsung ini, Pemprov Sumbar ingin mengirim pesan kepada generasi muda bahwa pemerintah daerah mendukung penuh peran mereka di sektor pertanian.

Saat ini, Pemprov Sumbar juga tengah merancang Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai payung hukum kolaborasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memajukan sektor pertanian. Mursalim menargetkan, setelah Pergub terbit, seluruh OPD akan berperan aktif dan bersinergi dalam mendorong penerapan teknologi, digitalisasi, dan upaya regenerasi petani di Provinsi Sumbar.

Pembeli Sambut Positif, Harapkan Jadwal Rutin
Tidak hanya petani, para pembeli pun menyambut baik kegiatan ini. Salah satu pengunjung, Yenrita (54), mengaku sangat terbantu karena dapat berbelanja kebutuhan dapur tanpa harus pergi ke pasar setelah jam pulang kantor.

“Sayurannya sangat segar, harganya bersahabat, dan tempatnya di halaman kantor. Ini praktis sekali. Kami berharap ke depan, kegiatan serupa dapat terjadwal rutin di kantor ini dengan varian produk yang lebih banyak, misalnya cabai, bawang, hingga beras,” ungkapnya.

Keberhasilan penjualan cepat ini menegaskan bahwa strategi kolaboratif antara pemerintah dan petani muda dalam memutus rantai pemasaran yang panjang dapat menjadi model ideal untuk mendorong kesejahteraan dan menarik minat generasi muda untuk bergelut di sektor agribisnis.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Strap Tas Wastra: MANTAPS! Ketika Warisan Leluhur Jadi Tren Fashion Paling Diburu Tahun 2026

4 Mei 2026 - 22:15 WIB

Evi Yandri Menerima Pengunjuk Rasa Dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI) Sumatera Barat

4 Mei 2026 - 21:55 WIB

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di RAGAM