Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 11 Sep 2024 22:55 WIB ·

Samsat Budiman Berhasil Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Jawa Tengah


					Samsat Budiman Berhasil Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Jawa Tengah Perbesar

Surakarta [DESA MERDEKA] – Program Samsat Budiman, sebuah inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan di tingkat desa, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan di Jawa Tengah. Hal ini terungkap dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah di UNS Inn (11/9).

Samsat Budiman memungkinkan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan mereka di Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terdekat, sehingga lebih memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengurangi beban administratif, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam FGD tersebut, para peserta yang terdiri dari perwakilan Bapenda Provinsi Jateng, UPPD Sragen, UPPD Karanganyar, Kasi Ditlantas Polda Jateng, PT Jasa Raharja dan BUMDesa berbagi pengalaman serta tantangan dalam pelaksanaan program Samsat Budiman. Beberapa BUMDesa berhasil mencapai target transaksi yang tinggi mendapatkan apresiasi atas pelayanan yang prima.

“Program Samsat Budiman telah memberikan kemudahan bagi masyarakat kami dalam membayar pajak kendaraan. Dengan adanya BUMDesa yang melayani pajak kendaraan, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor Samsat,” ujar Dea, perwakilan BUMDesa Guyup Rukun Sejahtera.

Meskipun demikian, peserta FGD juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kendala teknis dalam sistem, kurangnya kesadaran masyarakat, dan keberadaan calo. Untuk mengatasi tantangan tersebut, para peserta menyepakati beberapa langkah strategis sebagai berikut.

Pertama, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat tentang manfaat dan kemudahan program Samsat Budiman. Kedua, memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, kepolisian, dan PT Jasa Raharja dalam pelaksanaan program. Ketiga, memberikan pelatihan kepada petugas BUMDesa agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Keempat, memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah proses transaksi dan pelaporan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan program Samsat Budiman dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Tengah. Program ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan daerah. (ady)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS