Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

EKBIS · 11 Sep 2024 22:55 WIB ·

Samsat Budiman Berhasil Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Jawa Tengah


					Peserta FGD dan Diklat Samsat Budiman di UNS Inn-Ruang Madukara Perbesar

Peserta FGD dan Diklat Samsat Budiman di UNS Inn-Ruang Madukara

Surakarta [DESA MERDEKA] – Program Samsat Budiman, sebuah inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan di tingkat desa, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan di Jawa Tengah. Hal ini terungkap dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah di UNS Inn (11/9).

Samsat Budiman memungkinkan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan mereka di Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terdekat, sehingga lebih memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengurangi beban administratif, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam FGD tersebut, para peserta yang terdiri dari perwakilan Bapenda Provinsi Jateng, UPPD Sragen, UPPD Karanganyar, Kasi Ditlantas Polda Jateng, PT Jasa Raharja dan BUMDesa berbagi pengalaman serta tantangan dalam pelaksanaan program Samsat Budiman. Beberapa BUMDesa berhasil mencapai target transaksi yang tinggi mendapatkan apresiasi atas pelayanan yang prima.

“Program Samsat Budiman telah memberikan kemudahan bagi masyarakat kami dalam membayar pajak kendaraan. Dengan adanya BUMDesa yang melayani pajak kendaraan, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor Samsat,” ujar Dea, perwakilan BUMDesa Guyup Rukun Sejahtera.

Meskipun demikian, peserta FGD juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kendala teknis dalam sistem, kurangnya kesadaran masyarakat, dan keberadaan calo. Untuk mengatasi tantangan tersebut, para peserta menyepakati beberapa langkah strategis sebagai berikut.

Pertama, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat tentang manfaat dan kemudahan program Samsat Budiman. Kedua, memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, kepolisian, dan PT Jasa Raharja dalam pelaksanaan program. Ketiga, memberikan pelatihan kepada petugas BUMDesa agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Keempat, memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah proses transaksi dan pelaporan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan program Samsat Budiman dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Jawa Tengah. Program ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan daerah. (ady)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Mas Hadi: Taklukkan Kemiskinan Lewat Manajemen Bersih

12 Maret 2026 - 10:14 WIB

KAI Purwokerto Siapkan Frontliner Jago Bahasa Isyarat Lebaran

6 Maret 2026 - 11:55 WIB

Jombang Kucurkan Rp5 Miliar Demi Selamatkan Petani Tembakau

27 Februari 2026 - 07:50 WIB

Ironi Impor Mobil India di Tengah Ambisi Prabowonomics

21 Februari 2026 - 12:20 WIB

Pasar Modal Indonesia: Bendungan Bisnis yang Sedang Mengalami Kebocoran

19 Februari 2026 - 11:25 WIB

Siasat Perbankan Syariah Melawan Stigma Mahal dan Ganti Istilah

17 Februari 2026 - 20:41 WIB

Trending di EKBIS