Bekasi [DESA MERDEKA] – Saluran air yang baru rampung dibangun dua tahun lalu di Kampung Panderesan RT 02 RW 10, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, kini justru menimbulkan polemik. Pasalnya, saluran vital tersebut ditemukan tertutup oleh oknum warga, diduga untuk kepentingan pribadi. Padahal, pembangunan saluran ini bertujuan krusial, yakni meminimalisir risiko banjir yang kerap melanda wilayah tersebut setiap musim hujan tiba.
Kondisi ini sontak memicu keprihatinan dari berbagai pihak, tak terkecuali Misru Ariyanto, anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Bantarjaya yang juga dikenal sebagai pemerhati desa. Ia sangat menyayangkan tindakan penutupan saluran air tersebut. Menurutnya, hal ini mengindikasikan minimnya kesadaran kolektif masyarakat dalam memelihara fasilitas umum yang telah dibangun dengan susah payah dan anggaran tidak sedikit.

“Sangat miris ketika melihat saluran air yang sengaja ditutup hanya untuk kepentingan pribadi. Warga berhak mengusulkan pembangunan, tetapi setelah dibangun, mereka juga punya tanggung jawab untuk merawatnya. Kalau semua dianggap urusan pemerintah, itu pemikiran yang keliru,” tegas Misru dengan nada prihatin.
Misru menambahkan bahwa menjaga fasilitas umum seperti saluran air bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah desa, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Tujuannya tentu demi kebaikan dan kenyamanan bersama. Jika kebiasaan merusak atau mengabaikan pemeliharaan infrastruktur terus berlanjut, Misru memprediksi bahwa dampak negatif seperti banjir, genangan air, hingga kerusakan jalan akan sulit dihindari.
“Ini soal kesadaran. Kalau satu warga tidak peduli, yang terdampak bisa satu kampung. Mari rawat bersama,” imbuhnya, mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Warga setempat pun sangat berharap agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Dengan begitu, saluran air dapat kembali berfungsi optimal dan lingkungan di Kampung Panderesan serta sekitarnya tetap terjaga dengan baik dari ancaman banjir yang bisa datang kapan saja. Kejadian ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap fasilitas umum demi kepentingan bersama.
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.